
Texas laporkan kemungkinan kematian pertama akibat cacar monyet di AS

Tenaga kesehatan menyuntikkan satu dosis vaksin cacar monyet (monkeypox) kepada seorang penerima di lokasi vaksinasi cacar monyet di Los Angeles County, California, Amerika Serikat, pada 25 Agustus 2022. (Xinhua/Zeng Hui)
Kematian akibat cacar monyet yang masih diselidiki oleh otoritas kesehatan Texas terjadi pada pasien dewasa yang menderita gangguan sistem kekebalan tubuh parah dan memiliki berbagai penyakit berat.
Jakarta (Indonesia Window) – Otoritas kesehatan di Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS) selatan, pada Selasa (30/8) mengonfirmasi kematian seseorang yang didiagnosis menderita cacar monyet (monkeypox), kasus pertama dari jenisnya yang dilaporkan ke publik oleh otoritas di AS.Jika cacar monyet terkonfirmasi sebagai penyebabnya, maka itu akan menjadi kasus kematian terkonfirmasi pertama akibat virus tersebut di AS, menurut laporan media setempat. Namun, otoritas kesehatan mengatakan masih terlalu dini untuk memastikan apa peran cacar monyet dalam kematian itu.Pasien dewasa tersebut, yang menderita "gangguan sistem kekebalan tubuh yang parah" dan memiliki "berbagai penyakit parah," meninggal di sebuah rumah sakit di Harris County pada Ahad (28/8), menurut sebuah laporan CBS News, mengutip pernyataan dari otoritas kesehatan Texas.Hasil otopsi dari pasien tersebut diperkirakan keluar "dalam beberapa pekan mendatang," kata laporan itu."Cacar monyet adalah penyakit serius, terutama bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lemah," ujar John Hellerstedt, kepala departemen kesehatan Negara Bagian Texas, dalam sebuah pernyataan, pada Senin (29/8).Lebih dari 18.100 kasus terkonfirmasi cacar monyet telah dilaporkan di seluruh AS sejak wabah dimulai pada musim semi, dan 93 persen kasus terjadi di kalangan pria yang melaporkan kontak seksual dengan pria belakangan ini.Texas melaporkan 1.604 kasus infeksi, terbanyak keempat dari semua negara bagian di AS.Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS mengatakan bahwa mereka yang "berisiko lebih tinggi mengalami penyakit cacar monyet yang parah" termasuk anak berusia delapan tahun ke bawah, orang yang sedang hamil atau menderita gangguan sistem kekebalan tubuh, dan orang yang pernah menderita eksim.Hingga Senin (29/8), cacar monyet telah merenggut 15 nyawa di seluruh dunia, tidak termasuk AS, menurut CDC AS.Sumber: XinhuaLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Kelas bahasa Mandarin yang luar biasa untuk pelajar Amerika
Indonesia
•
25 May 2024

China tolak pembatasan masuk diskriminatif bagi wisatawannya
Indonesia
•
11 Jan 2023

AS larang penggunaan tas ransel setelah penemuan senjata api beramunisi
Indonesia
•
12 May 2023

PBB sebut hampir 70.000 migran tewas atau hilang dalam perjalanan sejak 2014
Indonesia
•
19 Dec 2025


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
