
Teleskop FAST China identifikasi lebih dari 800 pulsar

Foto dari udara yang diabadikan pada 22 Juni 2023 ini menunjukkan Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) China yang sedang menjalani proses pemeliharaan di Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Ou Dongqu)
Teleskop FAST milik China, teleskop radio dengan piringan tunggal terbesar di dunia, telah mengidentifikasi lebih dari 800 pulsar baru sejak diluncurkan pada 2016, lebih dari tiga kali lipat lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah pulsar yang ditemukan teleskop-teleskop asing pada periode yang sama.
Guiyang, China (Xinhua) – Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) milik China, teleskop radio dengan piringan tunggal terbesar di dunia, telah mengidentifikasi lebih dari 800 pulsar baru sejak diluncurkan pada 2016, demikian diungkapkan oleh pihak operator teleskop itu pada Selasa (25/7).Jumlah pulsar baru yang ditemukan oleh FAST lebih dari tiga kali lipat lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah pulsar yang ditemukan teleskop-teleskop asing pada periode yang sama, kata Jiang Peng, chief engineer teleskop tersebut.Pulsar, atau bintang neutron yang berputar cepat, berasal dari inti bintang masif yang sekarat dan meledak melalui ledakan supernova.Pengamatan pulsar merupakan tugas penting bagi FAST, yang dapat digunakan untuk mengonfirmasi keberadaan radiasi gravitasi dan lubang hitam, serta membantu menjawab banyak pertanyaan besar lainnya di bidang fisika.Dalam beberapa tahun terakhir, FAST telah mencapai keberhasilan signifikan dalam studi tentang pancaran radio cepat, hidrogen netral, dan pulsar, memperluas secara signifikan cakupan eksplorasi alam semesta oleh manusia.Tahun ini, salah satu pencapaian penting teleskop itu adalah mengidentifikasi sebuah pulsar biner dengan periode orbit 53 menit, periode terpendek yang pernah diketahui untuk sistem pulsar biner, dan menemukan bukti utama keberadaan gelombang gravitasi nanohertz.Dijuluki ‘Mata Langit China’, teleskop FAST berlokasi di depresi karst yang dalam dan melingkar secara alami di Provinsi Guizhou, China barat daya. Teleskop raksasa tersebut memiliki area penerimaan yang ukurannya setara dengan 30 lapangan sepak bola standar.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Muatan ilmiah dari satelit ‘reusable’ dan ‘returnable’ pertama China dikirim ke pengguna
Indonesia
•
25 Oct 2024

Kerangka kerja hibrida baru pantau emisi CO2 di jalan raya secara akurat
Indonesia
•
16 Sep 2025

China catat kemajuan dalam penelitian tentang struktur dalam Laut China Selatan
Indonesia
•
19 Jul 2023

China akan gelar forum kerja sama antariksa dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia
Indonesia
•
18 Apr 2024


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
