
Turkiye naikkan tarif pelayaran melintasi selat Bosphorus dan Dardanelles

Selat Bosphorus menyuguhkan perjalanan yang menantang karena rutenya yang memiliki panjang hampir 30 kilometer dengan lebar sekitar 700 meter di titik sempitnya (choke point). (Xinhua)
Tarif pelayaran selat Bosphorus dan Dardanelles akan dinaikkan sebesar 8,3 persen dalam mata uang dolar, dan akan mulai berlaku pada 1 Juli, memberikan pemasukan tambahan sebesar 900 juta dolar AS ke kas negara Turkiye.
Istanbul (Turkiye) – Turkiye akan menerapkan tarif baru untuk pelayaran yang melintasi dua selat strategisnya yang menghubungkan Laut Mediterania dan Laut Hitam, demikian dilaporkan media setempat pada Selasa (6/6).Tarif untuk pelayaran yang melintasi selat Bosphorus dan Dardanelles akan dinaikkan sebesar 8,3 persen dalam mata uang dolar, kata surat kabar HaberTurk. Tarif baru tersebut akan mulai berlaku pada 1 Juli mendatang.Kenaikan ini diperkirakan akan memberikan pemasukan tambahan sebesar 900 juta dolar AS ke kas negara, kata surat kabar tersebut, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.Tarif baru itu akan diterapkan pada pelayaran kapal komersial multiguna, termasuk yang terlibat dalam perdagangan biji-bijian dari pelabuhan-pelabuhan Laut Hitam, menurut surat kabar itu.Di bawah Inisiatif Biji-Bijian Laut Hitam yang dimediasi oleh Turkiye dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Juli tahun lalu, kapal yang memuat biji-bijian dan produk pertanian diizinkan melewati kedua selat tersebut.Pada Oktober tahun lalu, Turkiye sempat menaikkan tarif hampir lima kali lipat untuk pelayaran yang melintasi kedua selat itu.Melintasi kota terbesar Turkiye, Istanbul, Selat Bosphorus menyuguhkan perjalanan yang menantang karena rutenya yang memiliki panjang hampir 30 kilometer dengan lebar sekitar 700 meter di titik sempitnya (choke point). Sementara itu, Selat Dardanelles di Provinsi Canakkale memiliki rute yang panjangnya dua kali dari Selat Bosphorus.Berdasarkan Konvensi Montreux 1936, Turkiye berhak mengenakan tarif pada kapal-kapal yang melintasi selatnya, yaitu selat Bosphorus dan Dardanelles, untuk biaya layanan, termasuk layanan mercusuar, persiapan darurat, dan layanan medis.Kedua selat di Turkiye itu menawarkan rute kargo yang lebih pendek untuk sejumlah besar barang yang diangkut melalui berbagai kawasan.*1 dolar AS = 14.839 rupiahKoresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Istanbul, Turkiye.Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Muslim mayoritas tapi minim pengusaha, pebisnis serukan “jihad ekonomi”
Indonesia
•
31 Aug 2025

IPA Convex 2026 soroti penguatan ketahanan energi nasional di tengah geopolitik global
Indonesia
•
19 May 2026

Jepang luncurkan kebijakan ekonomi darurat untuk redam dampak tarif AS
Indonesia
•
27 Apr 2025

Abrasi pantai buat petani garam di Desa Lancok, Aceh terapkan metode tradisional rebus
Indonesia
•
04 May 2026


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping dorong kerja sama Global South
Indonesia
•
12 Sep 2026

Harga minyak WTI tembus 100 dolar AS per barel, konflik Timur Tengah Memanas
Indonesia
•
12 Sep 2026

Feature – Warga Xinglong minum lebih dari 200 cangkir kopi setahun saat industri kopi China tembus 928 triliun rupiah
Indonesia
•
12 Sep 2026

El Nino ancam inflasi Indonesia, harga beras hingga jagung diprediksi melonjak
Indonesia
•
10 Sep 2026
