
Presiden Bank Sentral Jerman: Tarif AS timbulkan "risiko signifikan" bagi perekonomian

Sebuah monitor menampilkan informasi pasar saham di lantai Bursa Efek New York (New York Stock Exchange/NYSE) di New York, Amerika Serikat (AS), pada 3 Februari 2025. (Xinhua/Michael Nagle)
Tarif Amerika Serikat akan memiliki dampak khusus bagi Jerman, yang memunculkan "risiko signifikan" bagi pertumbuhan ekonomi negara tersebut.
Frankfurt, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Bundesbank Jerman Joachim Nagel pada Senin (17/2) memperingatkan bahwa tarif Amerika Serikat (AS) akan memiliki dampak khusus bagi Jerman, yang memunculkan "risiko signifikan" bagi pertumbuhan ekonomi negara tersebut.Berbicara dalam acara Speaker's Luncheon Union International Club di Frankfurt, Nagel menekankan bahwa sebagai ekonomi yang digerakkan oleh ekspor, Jerman akan mengalami kerugian substansial akibat pergeseran kebijakan perdagangan AS.Merujuk pada penerapan tarif 25 persen terhadap baja dan aluminium oleh Presiden AS Donald Trump, Nagel menjelaskan bahwa langkah ini akan memiliki dampak khusus bagi Jerman, mengancam proyeksi ekonomi negara tersebut.Mengutip proyeksi dari Bundesbank, bank sentral Jerman, Nagel memperingatkan bahwa meningkatnya ketegangan perdagangan transatlantik dapat menjadikan output ekonomi Jerman pada 2027 1,5 poin persentase lebih rendah dari perkiraan. Dia juga memperingatkan bahwa inflasi dapat meningkat meski dampak pastinya belum bisa dipastikan.
Foto yang diabadikan pada 16 Desember 2024 ini menunjukkan Bundestag Jerman di Berlin, Jerman. (Xinhua/Du Zheyu)
Sejumlah kendaraan terlihat di sebuah dealer mobil Volkswagen di Berlin, ibu kota Jerman, pada 7 Mei 2020. (Xinhua/Binh Truong)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

‘Throughput’ pengiriman melalui Bendungan Tiga Ngarai China capai rekor baru
Indonesia
•
03 Jan 2023

Ekspor produk kesehatan Indonesia ke Myanmar meningkat
Indonesia
•
11 Nov 2019

Penjualan retail AS anjlok pada Desember 2022
Indonesia
•
19 Jan 2023

Teknologi ‘Carbon Capture Storage’ kunci keberlanjutan industri migas di era transisi energi
Indonesia
•
21 May 2025


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
