
Beijing targetkan pertumbuhan PDB 2023 lebih dari 4,5 persen

Orang-orang menikmati waktu senggang di sebuah pusat bisnis di Beijing, ibu kota China, pada 24 Desember 2022. (Xinhua/Ju Huanzong)
Target pertumbuhan PDB Beijing untuk 2023 ditetapkan sebesar lebih dari 4,5 persen, dengan mendorong perencanaan dan pembangunan basis-basis logistik, memperkuat pembangunan landmark konsumsi baru, serta mendukung konsumsi di sektor perbaikan perumahan, kendaraan energi baru, dan layanan perawatan lansia.
Beijing, China (Xinhua) – Beijing menetapkan target pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) untuk 2023 sebesar lebih dari 4,5 persen, kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Beijing Yin Yong pada Ahad (15/1) saat menyampaikan laporan pemerintah dalam sesi tahunan Kongres Rakyat Kota Beijing.Ibu kota China itu juga menetapkan target untuk sejumlah indikator ekonomi utama lainnya pada 2023, termasuk tingkat pengangguran perkotaan tersurvei sebesar 5 persen atau kurang dan pertumbuhan indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) sekitar 3 persen, menurut laporan kerja pemerintah tersebut.Pada 2022, Beijing diproyeksikan mencapai pertumbuhan ekonomi yang positif dan mempertahankan pertumbuhan pendapatan per kapita siap dibelanjakan (per capita disposable income) yang stabil, dengan kenaikan CPI sebesar 1,8 persen dan tingkat pengangguran perkotaan tersurvei sebesar 5 persen atau kurang, kata Yin.Menurut laporan tersebut, Beijing pada 2023 akan menekankan pada pemulihan dan perluasan konsumsi. Kota itu akan mendorong perencanaan dan pembangunan basis-basis logistik, memperkuat pembangunan landmark konsumsi baru, serta mendukung konsumsi di sektor perbaikan perumahan, kendaraan energi baru, dan layanan perawatan lansia.Guna meningkatkan peran penting investasi dalam mengoptimalkan struktur sisi penawaran, Beijing akan lebih lanjut meningkatkan 100 proyek infrastruktur, 100 proyek peningkatan penghidupan masyarakat, dan 100 proyek industri teknologi tinggi serta inovasi ilmiah dan teknologi, kata Yin.Beijing secara komprehensif akan memperdalam reformasi dan keterbukaan guna meningkatkan kepercayaan pasar, sambung Yin, seraya menambahkan bahwa ibu kota negara itu akan lebih cepat berkait dengan sejumlah aturan perdagangan internasional, seperti Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional, dan Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik, serta meningkatkan Zona Perdagangan Bebas Percontohan China (Beijing). Kota itu juga akan mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kemenkop luncurkan platform Inaproduct perluas pasar UMKM
Indonesia
•
28 Oct 2021

Ekspor Kanada turun 2,3 persen pada November 2022
Indonesia
•
06 Jan 2023

Pendapatan Coca-Cola lampaui estimasi meski volume turun pada Q3 2024
Indonesia
•
25 Oct 2024

Jepang naikkan biaya visa hingga lima kali lipat mulai Juli 2026
Indonesia
•
20 Jun 2026


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
