Feature – Petani Gaza tanam sayuran di atap bangunan untuk bantu tetangganya yang kelaparan

Seorang pria Palestina yang kembali ke kampung halaman menyirami tanaman di sebuah tenda sementara di atas reruntuhan rumah yang hancur di Kota Beit Lahia, Jalur Gaza utara, pada 21 Juli 2024. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Tanah yang subur rusak akibat konflik atau dijadikan tempat untuk membangun tenda-tenda bagi para pengungsi. Sekitar 63 persen lahan tanaman permanen di Gaza telah rusak.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Meningkatnya risiko kelaparan di Jalur Gaza mendorong Yousuf Abu Rabea, seorang petani berpengalaman, untuk memulai pertanian di atap rumah sambil mempersiapkan lahan pertaniannya yang rusak akibat perang di tengah berbagai kesulitan yang dihadapinya."Sayuran, buah-buahan, daging, dan bahkan makanan kaleng yang biasa kami terima sebagai bantuan kemanusiaan sudah habis di pasar-pasar setempat," kata pria berusia 24 tahun dari Beit Lahia, Jalur Gaza utara, itu kepada Xinhua.Upayanya itu dianggap berisiko tinggi karena serangan udara yang tak terduga, kekeringan, dan kurangnya pasokan pupuk di bawah blokade ketat Israel bisa merusak segala upaya yang dilakukan untuk memproduksi sayuran guna memberi makan warga setempat yang kelaparan.Warga Palestina yang mengungsi akibat konflik yang masih berlangsung terbiasa hidup dalam keadaan kekurangan. Bagi Yousuf, keputusan untuk melanjutkan pertaniannya muncul setelah mengetahui bahwa tiga tetangganya meninggal dunia karena kelaparan.
Foto yang diabadikan pada 21 Juli 2024 ini menunjukkan sebuah tenda sementara di atas reruntuhan rumah yang hancur di Kota Beit Lahia, Jalur Gaza utara. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Anggota keluarga dari warga bernama Ahmed Shinbari mengambil air di Gaza bagian utara pada 17 Juli 2024. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Orang-orang berupaya mendapatkan bantuan makanan di Kota Beit Lahia, Jalur Gaza utara, pada 18 Juli 2024. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Kota Ramah Lingkungan Tianjin China-Singapura dorong transformasi hijau dengan tujuan konstruksi inovatif
Indonesia
•
03 Sep 2024

COVID-19 – 43 persen sekolah di dunia kekurangan fasilitas cuci tangan
Indonesia
•
16 Aug 2020

Air mancur terbesar di dunia akan diluncurkan di Dubai
Indonesia
•
05 Oct 2020

India dicengkeram ketakutan cacar monyet setelah 8 kasus dan 1 kematian
Indonesia
•
03 Aug 2022
Berita Terbaru

Pumpunan – Hari ke-2 Olimpiade Musim Dingin 2026: Kecelakaan Lindsey Vonn, Sander Eitrem pecahkan rekor seluncur cepat Olimpiade
Indonesia
•
09 Feb 2026

Feature – Atlet seluncur cepat China beri penghormatan kepada kakek saat debut di Olimpiade Musim Dingin
Indonesia
•
09 Feb 2026

Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina dibuka dengan upacara di sejumlah ‘venue’, soroti harmoni
Indonesia
•
08 Feb 2026

Upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina tampilkan budaya Italia
Indonesia
•
08 Feb 2026
