
Spesies bunga Veronicastrum baru ditemukan di China

Foto yang diabadikan pada 19 Oktober 2022 ini menunjukkan buah tanaman Amorphophallus titanum di Kebun Raya Nasional China di Beijing. (Xinhua/Yu Fei)
Veronicastrum wulingense (Plantaginaceae), spesies baru yang ditemukan di Provinsi Hubei, China tengah, adalah satu-satunya penemuan spesies baru dari keluarga Veronicastrum yang dipublikasikan di China Daratan dalam 40 tahun terakhir.
Beijing, China (Xinhua) – Tim peneliti China berhasil menemukan spesies Veronicastrum baru di Provinsi Hubei, China tengah, menurut Kebun Raya Wuhan di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China.Dalam penelitian lapangan terhadap sumber daya tanaman di Taman Hutan Nasional Pingbaying di Hubei, tim peneliti yang dipimpin oleh Hu Guangwan dari kebun raya tersebut menemukan populasi bunga Veronicastrum yang tidak diketahui tumbuh dari lapisan humus yang tebal, dan menamai spesies baru tersebut Veronicastrum wulingense (Plantaginaceae).Itu adalah satu-satunya penemuan spesies baru dari keluarga Veronicastrum yang dipublikasikan di China Daratan dalam 40 tahun terakhir. Penemuan ini mencerminkan keanekaragaman habitat dan keanekaragaman spesies yang sangat tinggi di Pegunungan Wuling, dan sangat penting bagi studi spesiasi, evolusi, dan biogeografi Veronicastrum di Asia Timur.Informasi dari situs Gardensillustrated menyebutkan bahwa Veronicastrum adalah tanaman keras herba yang memberikan aksen vertikal yang kuat. Tanaman ini berasal dari Amerika Utara bagian Timur, Asia Timur, Jepang, Korea, China, Siberia, dan Pulau Sakhalin di Rusia. Musim berbunga adalah dari Juni hingga September, dengan pertumbuhan struktur tanaman mulai musim gugur hingga musim dingin. Veronicastrum dapat tumbuh hingga 1-1,8 meter dan akan mentolerir sebagian besar tanah dan kisaran pH yang luas di bawah sinar matahari atau naungan parsial, tetapi tidak terlalu kering.Para peneliti menerbitkan temuan mereka di jurnal Botanical Studies.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim ilmuwan China simpan gambar mural gua dalam DNA
Indonesia
•
20 Sep 2022

Ilmuwan kembangkan material seringan bulu untuk atasi kelangkaan air global
Indonesia
•
24 Jun 2025

Penelitian: Tomat hasil rekayasa genetik mungkin sumber vitamin D baru
Indonesia
•
25 May 2022

Studi: X-ray dengan kecerdasan buatan bisa deteksi kanker paru-paru
Indonesia
•
14 Feb 2023


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
