
RCEP China-Kamboja suntikkan dorongan baru dalam pertanian Kamboja

Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Kamboja Dith Tina (pertama dari kanan) dan Duta Besar China untuk Kamboja Wang Wentian (kedua dari kanan) menghadiri upacara peluncuran ekspor lengkeng Kamboja ke China yang diadakan di Phnom Penh, Kamboja, pada 27 Oktober 2022. (Xinhua/ Phearum)
Sektor pertanian di Kamboja menyumbang 24,4 persen dari total produk domestik bruto (PDB) negara itu pada 2021, menjadi salah satu dari empat pilar pendukung perekonomian nasional.
Phnom Penh, Kamboja (Xinhua) – Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) dan Perjanjian Perdagangan Bebas China-Kamboja (China-Cambodia Free Trade Agreement/CCFTA) menyuntikkan dorongan baru ke dalam pembangunan pertanian Kamboja, demikian disampaikan Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Kamboja Dith Tina.RCEP dan CCFTA telah diberlakukan sejak Januari 2022."RCEP dan CCFTA, keduanya merupakan perjanjian perdagangan bebas yang saling membuka pasar di semua negara partisipan, sehingga memberikan pilihan kepada para petani untuk mengekspor produk pertanian mereka ke berbagai negara," katanya kepada Xinhua dalam sebuah wawancara baru-baru ini."Kedua FTA tersebut akan memberikan kontribusi tidak hanya bagi pertumbuhan sektor pertanian, tetapi juga bagi kesejahteraan dan kemakmuran petani," ujarnya.
Sejumlah mahasiswa pertanian Kamboja mengunjungi sebuah kebun pisang milik Green Island Agricultural Development (Cambodia) Co., Ltd. di Provinsi Kratie, Kamboja, pada 4 Desember 2021. (Xinhua/Chen Qisheng)
Foto diabadikan pada 12 November 2020 di Long Wo Fruit Industry Co., Ltd. di Provinsi Kampong Speu, Kamboja, ini memperlihatkan para pekerja sedang membuat mangga kering. (Xinhua/Zhang Zhao)
Sejumlah drone digunakan untuk menyemprotkan pestisida di sebuah kebun pisang milik Green Island Agricultural Development (Cambodia) Co., Ltd. di Provinsi Kratie, Kamboja, pada 4 Desember 2021. (Xinhua/Chen Qisheng)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ketua IMF soroti ekonomi global, desak penerapan kebijakan fiskal bertanggung jawab
Indonesia
•
07 Oct 2022

Rabobank: Ekonomi Belanda diprediksi tumbuh lebih lambat dalam 2 tahun ke depan
Indonesia
•
06 Dec 2022

Vivo Mall Bogor dukung UMKM naik kelas, tak ada biaya sewa, tawarkan bagi hasil
Indonesia
•
02 Sep 2025

Menlu Malaysia: ASEAN utamakan kerja sama dan perdagangan untuk redam dampak ketegangan geopolitik
Indonesia
•
21 Jan 2025


Berita Terbaru

PM Albanese sebut pasokan bahan bakar Australia akan semakin sulit dalam beberapa bulan mendatang
Indonesia
•
27 Mar 2026

Netflix jajaki pasar Rusia lagi, mulai dari pendaftaran merek dagang
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak negara untuk redam dampak ketegangan Timur Tengah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Harga bahan bakar di Kamboja terus naik saat konflik masih berlanjut di Timur Tengah
Indonesia
•
27 Mar 2026
