
Sekjen PBB serukan persatuan dan harapan dalam pesan Tahun Baru

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres berbicara kepada pers di luar Kamar Dewan Keamanan di markas besar PBB di New York City pada 27 November 2023. (Xinhua/Xie E)
Sekjen PBB Antonio Guterres menyampaikan kepada dunia untuk merenungkan berbagai cobaan dan kesulitan yang terjadi pada tahun sebelumnya serta menawarkan visi persatuan dan harapan untuk tahun depan.
PBB (Xinhua) – Dalam sebuah pesan via video yang dirilis pada malam menjelang 2024, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan kepada dunia untuk merenungkan berbagai cobaan dan kesulitan yang terjadi pada tahun sebelumnya serta menawarkan visi persatuan dan harapan untuk tahun depan."Tahun 2023 merupakan tahun yang penuh dengan penderitaan, kekerasan, dan kekacauan iklim," ujar Guterres. "Umat manusia sedang menderita, dan planet kita berada dalam bahaya. Tahun 2023 merupakan tahun terpanas yang pernah tercatat."Menyoroti sejumlah permasalahan global yang mendesak yang memperburuk berbagai tantangan dunia, Sekjen PBB menekankan bahwa kemiskinan dan kelaparan terus menimpa banyak orang, sementara konflik dan perang semakin meningkat dalam hal jumlah dan intensitasnya. Rasa kepercayaan, baik di antara negara-negara maupun di dalam komunitas, "sangat kurang".Guterres mendesak semua pihak agar menahan diri terhadap godaan untuk saling menyalahkan dan melakukan kekerasan, dengan mengatakan, "Menunjuk jari dan menodongkan senjata tidak akan menghasilkan apa-apa. Kemanusiaan akan menjadi sangat kuat jika kita berdiri bersama."Melihat ke masa depan, pejabat tinggi PBB tersebut menyerukan agar 2024 menjadi tahun yang didedikasikan untuk "membangun kembali kepercayaan dan memulihkan harapan.""Kita harus bersatu untuk mencari solusi bersama," termasuk mengambil tindakan tegas terhadap perubahan iklim, menciptakan peluang ekonomi, dan membangun sistem keuangan global yang lebih adil dan menguntungkan semua pihak, tegasnya.Guterres juga menggarisbawahi pentingnya memerangi diskriminasi dan kebencian, yang menurutnya telah memperburuk hubungan antara negara dan komunitas.Lebih lanjut, dia menekankan perlunya memastikan bahwa teknologi baru, seperti kecerdasan buatan, dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat manusia.Guterres menegaskan kembali komitmen teguh PBB untuk menggalang dukungan dunia demi perdamaian, pembangunan berkelanjutan, dan hak asasi manusia. "Mari bertekad menjadikan tahun 2024 sebagai tahun untuk membangun kepercayaan dan harapan dalam segala hal yang dapat kita capai bersama.""Saya mengucapkan selamat Tahun Baru yang penuh sukacita dan kedamaian," imbuh pejabat tinggi PBB itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Flu landa AS, 20 juta kasus ditemukan pada musim flu saat ini, belasan ribu tewas
Indonesia
•
31 Jan 2026

Angka harapan hidup di AS mulai naik usai penurunan signifikan saat COVID-19
Indonesia
•
02 Dec 2023

28 negara kecam Israel atas "penderitaan warga sipil di Gaza"
Indonesia
•
23 Jul 2025

Dinas PUPR Kota Bogor temukan bunker saluran air peninggalan Belanda
Indonesia
•
02 Sep 2021


Berita Terbaru

Feature – Kuliah vokasi di China, jalan baru anak muda Indonesia menuju karier industri
Indonesia
•
01 Nov 2026

New York batasi ‘chatbot’ AI untuk anak di bawah 18 tahun, ini fitur yang dilarang
Indonesia
•
30 Oct 2026

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026
