
Sampel eksperimen ilmiah baru dari stasiun luar angkasa China tiba di Bumi

Kapsul pembawa pulang (return capsule) pesawat antariksa berawak Shenzhou-16 bersiap mendarat di situs pendaratan Dongfeng di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, pada 31 Oktober 2023. (Xinhua/Liu Jinhai)
Sampel eksperimental ilmiah seberat 25 kilogram yang dibawa dari stasiun luar angkasa Tiangong milik China telah tiba di Beijing, terdiri atas sel hati, protein dan asam nukleat, tanaman Arabidopsis, benih padi, mikroba tahan radiasi, dan beberapa bahan kimia.
Beijing, China (Xinhua) – Batch kelima dari sampel eksperimental ilmiah yang dibawa dari stasiun luar angkasa Tiangong milik China telah tiba di Beijing, menyusul kembalinya kru Shenzhou-16 pada Selasa (31/10).Sampel dari 19 eksperimen ilmiah dengan bobot total sekitar 25 kg itu dibawa kembali ke Bumi, termasuk sel hati, protein dan asam nukleat, tanaman Arabidopsis, benih padi, mikroba tahan radiasi, dan beberapa bahan kimia.Sampel-sampel tersebut telah dikirim ke Pusat Teknologi dan Rekayasa untuk Pemanfaatan Antariksa yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).Para ilmuwan akan melakukan eksperimen ilmu hayati dan material untuk mempelajari dampak lingkungan gravitasi mikro pada sampel-sampel ini, kata CAS.
Kapsul pembawa pulang (return capsule) pesawat antariksa berawak Shenzhou-16 mendarat di situs pendaratan Dongfeng di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, pada 31 Oktober 2023. (Xinhua/Li Gang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Mikroba selimuti Tembok Besar China, jadi pelindung alami
Indonesia
•
09 Dec 2025

Pengelolaan ternak temporal solusi konflik manusia-satwa liar
Indonesia
•
12 Mar 2026

China tingkatkan inovasi iptek dalam industri produk susu
Indonesia
•
25 Nov 2023

Studi: Obat penurun berat badan Wegovy kurangi risiko penyakit jantung hingga 20 persen
Indonesia
•
09 Aug 2023


Berita Terbaru

Feature – Tak perlu tutup jalan, teknologi China bikin jembatan ‘pintar’ bisa pantau kondisinya sendiri
Indonesia
•
17 Jul 2026

Sel Surya tandem perovskit-organik bisa menyala terus 625 jam, tetap pertahankan 90 persen performanya
Indonesia
•
17 Jul 2026

Teknologi laser bisa deteksi minuman beralkohol palsu tanpa membuka botol
Indonesia
•
17 Jul 2026

ITB perkuat kerja sama riset energi, garap AI, hidrogen, hingga teknologi penangkap karbon
Indonesia
•
17 Jul 2026
