
Ribuan orang terjebak di pegunungan Jepang, ratusan dilaporkan tewas dan hilang

Para pendaki mengatur ransel mereka di Jalur Yoshida Gunung Fuji yang terletak di Prefektur Yamanashi, Jepang, pada 1 Juli 2024. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah orang yang terjebak di pegunungan Jepang meningkat 226 orang dari tahun sebelumnya menjadi rekor tertinggi 3.623 orang pada 2025, menurut data kepolisian yang dirilis pada Kamis (18/6).
Jumlah keseluruhan tersebut, termasuk 246 wisatawan mancanegara (wisman), merupakan yang tertinggi sejak pencatatan statistik dimulai pada 1961, sementara jumlah kecelakaan mencapai tingkat tertinggi kedua dengan 3.122 kasus, naik 176 kasus, menurut data Badan Kepolisian Nasional (National Police Agency/NPA) Jepang.
Dari jumlah pendaki yang terjebak, 332 orang meninggal atau masih hilang, naik 32, dan 1.480 orang terluka, meningkat sebanyak 90.
Jumlah wisman yang membutuhkan bantuan naik 111 orang dari tahun sebelumnya. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak pencatatan insiden wisatawan asing dimulai pada 2018.
Berdasarkan prefektur, Nagano di Jepang tengah mencatat jumlah tertinggi kasus orang terjebak sebanyak 358 kasus, diikuti oleh Hokkaido dengan 199 kasus dan Yamanashi dengan 192 kasus.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – OKI kutuk kremasi jenazah Muslim yang terinfeksi di Sri Lanka
Indonesia
•
06 Nov 2020

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Kisah mahasiswi asal Indonesia jadi sukarelawan di Asian Games Hangzhou
Indonesia
•
10 Oct 2023

Berkemah jadi tren yang berkembang di China
Indonesia
•
10 Oct 2022


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
