Ramadan 1447 – Mengintip semangat perayaan Ramadan di seluruh Timur Tengah

Bulan sabit terlihat di atas Benteng Saladin pada hari kedua bulan suci Ramadan di Kairo, Mesir, pada 20 Februari 2026. (Xinhua/Ahmed Gomaa)

Saat bulan suci Ramadan dimulai, komunitas-komunitas di seluruh Timur Tengah berkumpul bersama dalam semangat refleksi dan kemurahan hati.

 

Kairo, Mesir (Xinhua/Indoneisa Window) – Saat bulan suci Ramadan dimulai, komunitas-komunitas di seluruh Timur Tengah berkumpul bersama dalam semangat refleksi dan kemurahan hati.

Para jamaah berkumpul untuk sholat Jumat pertama di bulan suci Ramadan di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem, pada 20 Februari 2026. (Xinhua/Jamal Awad)

Orang-orang menikmati hidangan dalam acara buka puasa bersama yang diprakarsai komunitas selama bulan suci Ramadan di Ankara, Turkiye, pada 20 Februari 2026. (Xinhua/Mustafa Kaya)

Foto yang diabadikan pada 19 Februari 2026 ini menunjukkan sebuah kios buah pada hari pertama Ramadan di Tunis, Tunisia. (Xinhua/Adel Ezzine)

Sejumlah warga Palestina mengikuti makan bersama pada hari pertama Ramadan di dalam sebuah sekolah yang dijadikan tempat penampungan di Beit Lahia, Jalur Gaza utara, pada 18 Februari 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Seorang pemuda mengamati hiasan bertema Ramadan di kawasan tua Damaskus, Suriah, pada 18 Februari 2026. (Xinhua/Ammar Safarjalani)

Sejumlah warga Palestina menyiapkan makanan manis tradisional untuk dijual pada hari pertama Ramadan di Kota Nablus, Tepi Barat bagian utara, pada 18 Februari 2026. (Xinhua/Nidal Eshtayeh)

Keluarga-keluarga berkumpul saat matahari terbenam untuk berbagi hidangan, menciptakan momen-momen tenang yang penuh rasa syukur dan mempererat hubungan dengan orang-orang terkasih. Pasar-pasar menjadi hidup pada malam hari, dipenuhi para pembeli yang mempersiapkan hidangan untuk makan malam dan saling bertukar ucapan hangat.

Seorang pedagang menjual buah zaitun di sebuah pasar selama Ramadan di Amman, Yordania, pada 19 Februari 2026. (Xinhua/Mohammad Abu Ghosh)

Di seluruh kota dan desa, umat yang beriman meningkatkan ibadah dan merenung, menyambut waktu pembaruan, menumbuhkan kasih sayang, dan memperkuat ikatan komunitas.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait