
Putin: Rusia siap bekerja sama dengan negara mana pun terkait energi

Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato dalam sesi pleno Forum Ekonomi Timur (Eastern Economic Forum/EEF) di Vladivostok, Rusia, pada 7 September 2022. (Xinhua/Siaran pers Kremlin)
Rusia siap bekerja sama dengan negara mana pun yang bersedia, dan bahwa banyak negara tertarik untuk bekerja sama dengan Rusia, termasuk di bidang energi.
Vladivostok, Rusia (Xinhua) – Rusia siap bekerja sama dengan negara mana pun, terutama dalam konteks meningkatnya permintaan energi global, seperti diungkapkan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (7/9).Berbicara dalam sesi pleno Forum Ekonomi Timur (Eastern Economic Forum/EEF) ke-7, Putin mengatakan, "Dengan memperoleh gas alam dari Rusia selama beberapa dekade, ekonomi negara-negara maju di Eropa memiliki keunggulan kompetitif yang jelas... jika mereka yakin bahwa mereka tidak membutuhkan keuntungan semacam itu, hal ini tidak masalah bagi kami karena permintaan akan sumber daya energi di dunia sangat besar."Putin menegaskan kembali bahwa Rusia siap bekerja sama dengan negara mana pun yang bersedia, sembari lebih lanjut menekankan bahwa banyak negara tertarik untuk bekerja sama dengan Rusia.EEF ke-7 dimulai pada Senin (5/9) dan akan berakhir pada Kamis (8/9) di kota timur jauh Vladivostok, Rusia. Tema utama dari acara tersebut pada tahun ini adalah 'Menuju Sebuah Dunia Multipolar' (On the Path to a Multipolar World)."Diluncurkan pada 2015, EEF telah menjadi ajang penting untuk dialog di antara para politisi, eksekutif bisnis, dan pakar tentang pembangunan Timur Jauh dan kerja sama regional.Kerja sama multipolarBeberapa waktu lalu, Presiden Putin juga menekankan bahwa Rusia mendukung pengembangan kerja sama teknis-militer paling luas dan komprehensif di dunia multipolar yang terus berkembang dengan stabil di era ini.“Rusia dengan tulus menghormati hubungan yang secara historis kuat, bersahabat, dan penuh kepercayaan dengan negara-negara Amerika Latin, Asia, dan Afrika. Kami siap menawarkan berbagai jenis senjata paling modern kepada para sekutu dan mitra,” kata Putin dalam upacara pembukaan Forum Teknis-Militer Internasional Army-2022 dan ajang International Army Games 2022 pada 15 Agustus.Rusia berniat untuk secara aktif mengembangkan hubungan kerja sama dengan negara-negara lain guna menciptakan berbagai senjata dan peralatan model baru, imbuhnya.Putin juga mengungkapkan kesediaannya untuk melatih lebih banyak prajurit asing, termasuk melalui latihan militer gabungan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Geely pertegas rencana jangka panjang di Indonesia, buka puluhan ‘dealer’ pada 2025
Indonesia
•
20 Aug 2025

China tingkatkan kebijakan keringanan pajak untuk badan usaha
Indonesia
•
29 Mar 2023

Aplikasi Alipay tersedia dalam 16 bahasa, termasuk Indonesia, untuk fasilitasi wisatawan asing di China
Indonesia
•
23 Aug 2024

Disparitas pendapatan di Korea Selatan melebar pada 2021
Indonesia
•
02 Dec 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
