
ADB setujui pinjaman 419,6 juta dolar AS untuk tingkatkan sistem sanitasi di Indonesia

Sebuah kawasan permukiman terendam banjir pascahujan lebat dan meluapnya sebuah sungai di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada 12 Januari 2024. (Xinhua/Septianjar Muharam)
Proyek Sanitasi Inklusif Seluruh Kota (Citywide Inclusive Sanitation Project) akan membantu Indonesia memperluas akses terhadap layanan sanitasi yang tahan perubahan iklim, memadai, dan dikelola dengan aman di sejumlah kota, yakni Mataram, Pontianak, dan Semarang.
Manila, Filipina (Xinhua) – Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) pada Rabu (31/1) mengatakan telah menyetujui pinjaman senilai 419,6 juta dolar AS untuk memperkuat sistem sanitasi di Indonesia.ADB mengatakan bahwa Proyek Sanitasi Inklusif Seluruh Kota (Citywide Inclusive Sanitation Project) akan membantu Indonesia memperluas akses terhadap layanan sanitasi yang tahan perubahan iklim, memadai, dan dikelola dengan aman di sejumlah kota, yakni Mataram, Pontianak, dan Semarang.Meskipun sekitar 77 persen rumah tangga di Indonesia memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi dasar, ADB mengatakan bahwa hanya 7 persen yang memiliki akses terhadap sanitasi yang dikelola dengan aman, yang menjamin pembuangan limbah rumah tangga yang aman ke instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk diproses lebih lanjut.Proyek itu bertujuan untuk memperkuat sistem sanitasi bagi sekitar 2,5 juta orang di tiga kota tersebut. Proyek tersebut dirancang berdasarkan prinsip sanitasi inklusif seluruh kota, yang memastikan setiap orang memiliki akses terhadap layanan sanitasi yang ditangani secara tepat dengan mengintegrasikan sistem saluran air limbah dan non-saluran air limbah, kata ADB.Proyek itu akan meningkatkan dan memperluas sistem sanitasi yang ada dengan membangun IPAL dengan kapasitas harian gabungan sebesar 57.000 meter kubik dan sekitar 200 kilometer jaringan saluran pembuangan, imbuh ADB.Sanitasi dasar didefinisikan sebagai memiliki akses terhadap fasilitas pembuangan kotoran manusia (tinja dan urin) yang aman, serta memiliki kemampuan untuk menjaga kondisi higienis, melalui layanan seperti pengumpulan sampah, pengelolaan limbah industri/B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), serta pengolahan air limbah dan pembuangan limbah.*1 dolar AS = 15.796 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden akan luncurkan Merah Putih Fund untuk danai ‘startup’ lokal
Indonesia
•
11 Dec 2021

UPI dan IPB University jalin kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi China
Indonesia
•
25 Apr 2024

KTT ASEAN sepakati perlindungan pekerja migran, penyelesaian konflik Myanmar
Indonesia
•
11 May 2023

Indeks pembangunan pemuda 2020 turun menjadi 51,00 selama pandemik
Indonesia
•
16 Dec 2021


Berita Terbaru

Menag RI apreasiasi pemerintah Saudi, tekankan peran lulusan LIPIA dalam dakwah Islam
Indonesia
•
28 Apr 2026

Korban tewas kecelakaan kereta di Bekasi naik jadi 14, Presiden Prabowo jenguk korban
Indonesia
•
28 Apr 2026

Indonesia berikan relaksasi tarif nol persen untuk impor elpiji dan plastik selama 6 bulan
Indonesia
•
28 Apr 2026

Kemnaker luncurkan ‘Talent and Innovation Hub’, perkuat kolaborasi talenta dan industri untuk ciptakan lapangan kerja
Indonesia
•
29 Apr 2026
