
Peneliti China buat peta lahan basah Asia Timur dengan resolusi tinggi

Foto dari udara yang diabadikan pada 6 Juli 2023 ini memperlihatkan pemandangan Lahan Basah Awancang di wilayah Maqu, Prefektur Otonom Etnis Tibet Gannan, Provinsi Gansu, China barat laut. (Xinhua/Chen Bin)
Peta lahan basah Asia Timur dengan resolusi tinggi yang dibuat oleh tim peneliti China menunjukkan total area lahan basah di kawasan ini pada 2021 mencapai lebih dari 481.800 kilometer persegi, yang sebagian besar tersebar di China timur laut dan Dataran Tinggi Qinghai-Tibet.
Beijing, China (Xinhua) – Tim peneliti China baru-baru ini membuat peta lahan basah di Asia Timur dengan resolusi tinggi, yang memberikan informasi baru tentang konservasi lahan basah dan pembangunan berkelanjutan.Studi itu telah diterbitkan dalam jurnal Remote Sensing of Environment.Dalam studi ini, para peneliti mengembangkan klasifikasi dua tahap baru untuk pemetaan lahan basah skala benua dan menghasilkan peta lahan basah di Asia Timur dengan resolusi 10 meter yang pertama dan paling mutakhir.Peta tersebut, dengan tiga kategori besar dan 12 subkategori di Asia Timur, mencapai akurasi keseluruhan sebesar lebih dari 88 persen, menurut studi tersebut.Menurut peta tersebut, total area lahan basah di kawasan ini pada 2021 mencapai lebih dari 481.800 kilometer persegi, yang sebagian besar tersebar di China timur laut dan Dataran Tinggi Qinghai-Tibet. China memiliki lebih dari 88 persen dari total sumber daya lahan basah di Asia Timur, diikuti oleh Mongolia.Peta itu akan memiliki implementasi yang sangat baik dan akan menguntungkan konservasi lahan basah dan manajemen kebijakan, ujar Wang Ming, penulis pertama makalah itu sekaligus seorang peneliti di Institut Geografi dan Agroekologi Timur Laut di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS)."Ini akan menjadi dukungan penting untuk mengevaluasi implementasi konvensi internasional terkait lahan basah pada skala negara dan benua di Asia Timur," imbuh Wang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China dan Jerman perkuat kerja sama penelitian jelai
Indonesia
•
30 Apr 2024
COVID-19 – Perjalanan panjang produksi vaksin
Indonesia
•
31 Jul 2020

Laporan sebut teknologi AI berdayakan pengembangan media
Indonesia
•
15 Oct 2024

Helikopter AC332 China lakukan penerbangan ‘full-state’ pertama
Indonesia
•
09 Apr 2023


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
