
Perang Iran kuras persenjataan AS, hampir 80 persen rudal pencegat THAAD telah digunakan

Militer Amerika Serikat (AS) telah menghabiskan hampir 80 persen rudal pencegat untuk sistem pertahanan rudal utama selama perang dengan Iran, sementara para komandan militer memperingatkan bahwa persediaan amunisi Pentagon berada pada tingkat yang "sangat rendah dan mengkhawatirkan. (Xinhua)
Washington DC, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Militer Amerika Serikat (AS) telah menghabiskan hampir 80 persen rudal pencegat untuk sistem pertahanan rudal utama selama perang dengan Iran, sementara para komandan militer memperingatkan bahwa persediaan amunisi Pentagon berada pada tingkat yang "sangat rendah dan mengkhawatirkan," demikian dilaporkan CNN pada Selasa (4/8).
Militer AS telah menggunakan hampir empat perlima dari persediaan rudal THAAD miliknya dibandingkan dengan jumlah sebelum perang dan sekitar separuh dari rudal pencegat Patriot miliknya sejak perang dimulai, menurut CNN yang mengutip dua sumber yang mengetahui laporan persediaan terbaru tersebut.
Laporan itu menyebutkan bahwa persoalan persediaan amunisi ini kembali diangkat sebelum keputusan Presiden AS Donald Trump pada akhir pekan lalu untuk membatalkan serangan baru terhadap Iran.
Angkatan Darat AS juga telah menggunakan "hampir seluruh" senjata darat-ke-udara (surface-to-air) jarak jauh yang sangat akurat selama konflik tersebut, papar laporan itu.
Laporan terbaru ini muncul saat Pentagon memperbarui data korban militer dalam sejumlah operasi luar negeri pada Selasa, yang menunjukkan bahwa empat personel militer AS tewas dan 270 lainnya terluka sejak 7 Juli, tanggal dimulainya putaran baru konflik dengan Iran sebagaimana ditetapkan oleh Gedung Putih.
Data yang dirilis sebelumnya menunjukkan 14 anggota militer AS tewas dan 417 lainnya terluka dalam ‘Operasi Epic Fury’, kampanye militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari.
Dengan pembaruan terbaru itu, total personel militer AS yang terluka dalam perang melawan Iran telah mencapai 687 orang.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Dewan Keamanan PBB gelar pertemuan, bahas sabotase jalur pipa gas Nord Stream
Indonesia
•
05 Oct 2024

Biden: Invasi Rusia di Ukraina isu global, bukan hanya Eropa
Indonesia
•
24 May 2022

80.000 salinan Al-Qur'an tersedia di Masjidil Haram untuk jamaah
Indonesia
•
23 Jun 2022

China desak Jepang hindari konsekuensi akibat pembuangan air terkontaminasi nuklir ke laut
Indonesia
•
29 Nov 2023


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
