
Mahasiswa Indonesia di kota kelahiran kereta peluru Fuxing bagikan kisahnya tentang kereta cepat di China

Foto dokumentasi ini menunjukkan sejumlah kereta peluru Fuxing yang akan beroperasi menjalani pemeriksaan di pabrik milik CRRC Changchun Railway Vehicles Co, Ltd. (Xinhua)
Pengembangan kereta EMU Fuxing berkecepatan 350 km per jam berarti bahwa kecepatan operasional tertinggi kereta cepat di dunia saat itu harus ditingkatkan dari sekitar 300 km per jam menjadi 350 km per jam.
Changchun, China (Xinhua) – Setelah penantian selama beberapa tahun, Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) diresmikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, pada awal Oktoer ini dan baru-baru ini diresmikan operasinya oleh pemimpin China dan Indonesia. Di saat banyak warga Indonesia antusias untuk menjajal kereta cepat itu, sejumlah mahasiswa Indonesia yang berkuliah di China turut menceritakan pengalaman mereka saat menumpang kereta cepat di China, mengingat KCJB sepenuhnya mengadopsi teknologi dan standar yang telah lama diterapkan di kereta cepat China."Kereta cepat merupakan moda transportasi yang paling stabil," ucap Avdul Harin (23), seorang mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Fakultas Seni Universitas Jilin di Changchun, China timur laut. Changchun adalah salah satu tempat lahirnya kereta cepat peluru Fuxing buatan China.
Foto dokumentasi ini menunjukkan kereta peluru Fuxing yang diproduksi CRRC Changchun Railway Vehicles Co, Ltd. untuk Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. (Xinhua)
Foto dokumentasi ini menunjukkan kereta peluru Fuxing yang diproduksi CRRC Changchun Railway Vehicles Co, Ltd. melaju di sebuah jembatan. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Wawancara – Ketua delegasi Singapura sebut Universiade Chengdu jembatani pemuda berbagai latar belakang
Indonesia
•
31 Jul 2023

WHO serukan bantuan kemanusiaan darurat untuk Gaza
Indonesia
•
11 Dec 2023

Tim UGM kembangkan alat deteksi dini ‘stunting’
Indonesia
•
25 Dec 2021

Syekh Yusuf Al-Qaradhawi meninggal di usia 96 tahun
Indonesia
•
26 Sep 2022


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
