
Israel terima 90.000 ton lebih peralatan militer sejak konflik Gaza dimulai

Sebuah tank militer Israel melintasi jalan di Kota Jenin, Tepi Barat, pada 23 Februari 2025. (Xinhua/Nidal Eshtayeh)
Pengeboman yang dilakukan oleh Israel telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza, menewaskan sedikitnya 54.056 orang dan melukai 123.129 lainnya.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Kementerian Pertahanan Israel pada Selasa (27/5) menyampaikan bahwa sebanyak 800 unit pesawat kargo militer, yang mengangkut lebih dari 90.000 ton peralatan, telah mendarat di negara itu sejak awal serangan yang telah dilancarkannya selama 19 bulan di Gaza.Pengiriman itu, di mana gelombang terbarunya mendarat akhir pekan lalu, ditujukan terutama untuk mendukung serangan Israel di Gaza dan pertempurannya di Lebanon dan Suriah.Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Israel menyampaikan bahwa pengiriman tersebut, yang mencakup amunisi, kendaraan lapis baja, alat pelindung diri, dan pasokan medis, dilakukan melalui kolaborasi misi Israel dengan Amerika Serikat, serta bagian militer Israel lainnya.Selain pengiriman via udara tersebut, sekitar 140 pengiriman kargo tiba via laut, kata pihak kementerian."Operasi pengangkutan via udara dan laut ini merupakan elemen penting dalam menjaga kesinambungan operasional, memenuhi persyaratan IDF (Pasukan Pertahanan Israel) yang komprehensif untuk mencapai tujuan perang, dan meningkatkan kesiapsiagaan pasukan," urai kementerian tersebut.
Seorang anak Palestina, Ahmed Khaled Hijazi (tengah), terlihat di antara reruntuhan di Kota Beit Lahia, Jalur Gaza utara, pada 27 April 2025. Anak berusia tujuh tahun ini kehilangan mata kanannya akibat terkena sisa-sisa peledak militer Israel. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Berantas penipuan daring, Thailand akan putuskan listrik, pasokan bahan bakar, dan internet di perbatasan Thailand-Myanmar
Indonesia
•
06 Feb 2025

Masalah baru Israel bukan rudal Iran, melainkan 72 pesawat AS yang padati bandara
Indonesia
•
15 Jun 2026

Iran umumkan misi diplomatiknya di Arab Saudi kembali beroperasi
Indonesia
•
02 May 2023

Lebanon gagal pilih presiden baru untuk ke-12 kalinya
Indonesia
•
16 Jun 2023


Berita Terbaru

Telaah – Tiga tahun berlalu: Gaza hancur, 74.000 lebih tewas, mengapa perdamaian masih jauh?
Indonesia
•
08 Oct 2026

3 tahun berlalu, Israel masih memburu pelaku 7 Oktober: 2.000 orang disebut masih hidup
Indonesia
•
07 Oct 2026

Dari warisan apartheid hingga politik ras, ini sumber ketegangan AS–Afsel
Indonesia
•
07 Oct 2026

Pembongkaran bangunan di Yerusalem Timur catatkan rekor pengungsi terbanyak
Indonesia
•
07 Oct 2026
