China tepis tudingan UE terkait ekspor kelebihan kapasitas kendaraan listrik

Pemulihan ekonomi China yang kuat dengan salah satu tingkat pertumbuhan tertinggi di antara perekonomian-perekonomian utama, membuat negara ini terus menjadi kontributor terbesar bagi pertumbuhan global, menyumbang sepertiga pada 2023.
Brussel, Belgia (Xinhua) – Duta Besar (Dubes) China untuk Uni Eropa (UE) Fu Cong pada Kamis (23/11) menepis klaim yang dilontarkan belum lama ini bahwa China mengekspor kelebihan kapasitas kendaraan listrik (electric vehicle/EV) mereka ke pasar Eropa."Saya ingin menekankan fakta bahwa perusahaan-perusahaan China menjual mobil di Eropa tidak dengan sendirinya menunjukkan kelebihan kapasitas," kata Fu dalam Forum Eropa-China yang digelar oleh Friends of Europe, sebuah wadah pemikir nirlaba untuk kebijakan UE yang berbasis di Brussel.Sekitar 300 peserta, termasuk para pembuat kebijakan, pengusaha, dan peneliti, turut menghadiri acara tersebut.
Foto yang diabadikan pada 4 September 2023 ini menunjukkan mobil listrik BYD Seal dalam acara pratinjau media International Motor Show (IAA) 2023 di Munich, Jerman. (Xinhua/Zhang Fan)
Sejumlah pengunjung terlihat di stan NIO dalam Smart China Expo 2023 di Kota Chongqing, China barat daya, pada 4 September 2023. (Xinhua/Chu Jiayin)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Rusia naikkan ekspor minyak dari pelabuhan Timur, imbangi embargo UE
Indonesia
•
08 Jun 2022

Wawancara – Arab Saudi targetkan tarik 5 juta wisatawan China pada 2030
Indonesia
•
08 May 2024

Pameran Agrowisata Taiwan 2025 tampilkan keunikan pertanian Pulau Formosa
Indonesia
•
30 May 2025

ifo Institute: Kelangkaan bahan di sektor manufaktur Jerman mereda
Indonesia
•
01 Dec 2022
Berita Terbaru

Feature – Terbukti andal, mobil listrik China kian diminati generasi muda Indonesia
Indonesia
•
09 Feb 2026

Pariwisata jadi kontributor signifikan timbulan sampah di Bali
Indonesia
•
08 Feb 2026

Tinjauan Ekonomi – Nominasi ketua The Fed dari Trump tuai pro dan kontra
Indonesia
•
07 Feb 2026

Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi antarnegara perkuat ketahanan ekonomi makro Indonesia
Indonesia
•
07 Feb 2026
