OIC Youth Indonesia perkuat solidaritas pemuda untuk Palestina

Inaugurasi OIC Youth Indonesia 2024-2029 Executive Board 15 Januari 2025. (Foto: Special)
Pemuda OKI Indonesia menyerukan kepada seluruh pemuda Muslim untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum refleksi dan aksi nyata dalam mendukung perjuangan Palestina.
Jakarta (Indonesia Windows) – OIC Youth Indonesia / Pemuda OKI Indonesia menyerukan kepada seluruh pemuda Muslim untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum refleksi dan aksi nyata dalam mendukung perjuangan Palestina.Presiden OIC Youth Indonesia, Astrid Nadya Rizqita, dalam pernyataan tertulisnya kepada Indonesia Window pada Senin (3 Maret 2025) menyerukan kepada seluruh pemuda Muslim untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum refleksi dan aksi nyata dalam mendukung perjuangan Palestina.Pernyataan ini sejalan dengan inisiatif Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, yang menekankan pentingnya Ramadhan sebagai bulan solidaritas untuk Palestina, serta sikap tegas Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, yang baru-baru ini menyuarakan dukungan bagi Palestina dalam High-Level Segment Dewan HAM PBB di Swiss.Sebagai organisasi kepemudaan yang merupakan payung (umbrella organization) bagi organisasi kepemudaan Islam di Indonesia, OIC Youth Indonesia / Pemuda OKI Indonesia dalam hal ini berperan sebagai civil society (masyarakat madani) serta pelaksana dari program Model OIC.Program tersebut merupakan bagian dari 14-Joint Youth Action Plan yang telah diadopsi dalam resolusi Islamic Conference of Youth and Sports Ministers 2016 serta OIC Council of Foreign Ministers 2016.Dengan peran ini, OIC Youth Indonesia berkomitmen untuk terus mengadvokasi isu-isu kemanusiaan dan keadilan global, khususnya di Dunia Islam, termasuk perjuangan bangsa Palestina."Bulan suci Ramadhan ini menjadi kesempatan bagi seluruh umat Islam untuk memperkuat persatuan, memperdalam empati, dan mengambil langkah nyata dalam membela hak-hak saudara kita di Palestina," katanya.
Presiden OIC Youth Indonesia, Astrid Nadya Rizqita (kiri), dan Presiden Islamic Cooperation Youth Forum, Taha Ayhan (kanan) di ICYF 5th General Assembly, Istanbul 10 February 2024. (Foto: Spesial)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Indonesia sukses inisiasi resolusi ekonomi kreatif di PBB
Indonesia
•
21 Dec 2023

Indonesia bersiap hadapi risiko karhutla selama musim kemarau
Indonesia
•
05 Aug 2024

Kedubes Iran kutuk keras penyerangan rumah sakit di Gaza oleh Israel
Indonesia
•
18 Oct 2023

Indonesia resmikan pabrik manufaktur baterai kendaraan listrik pertama di Asia Tenggara
Indonesia
•
05 Jul 2024
Berita Terbaru

Sambut Ramadhan, Presiden Prabowo doakan keselamatan dan persatuan bangsa
Indonesia
•
08 Feb 2026

Perkuat kemitraan strategis, Indonesia-Australia tandatangani Traktat Keamanan Bersama
Indonesia
•
07 Feb 2026

Opini – Direktur UKW: Wartawan di masa Orde Baru relatif lebih gigih, ketimbang jurnalis era Gen Z
Indonesia
•
06 Feb 2026

Presiden tegaskan komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina melalui Board of Peace
Indonesia
•
05 Feb 2026
