
Pemerintah Iran kutuk serangan terhadap kamp Jenin di Palestina

Para pengunjuk rasa Palestina terlibat bentrok dengan pasukan militer Israel di Kota Jenin, Tepi Barat, pada 4 Juli 2023. Operasi militer tentara Israel di Jenin dan kamp pengungsiannya berlanjut untuk hari kedua pada Selasa (4/7), menyebabkan sepuluh orang tewas dan 100 orang lainnya luka-luka, demikian menurut sejumlah tenaga kesehatan Palestina. (Xinhua/Nidal Eshtayeh)
Pembunuhan warga Palestina oleh militer Israel terjadi setiap hari di bawah kesunyian dan kelambanan lembaga internasional dan negara-negara yang mengklaim mendukung hak asasi manusia.
Jakarta (Indonesia Window) – Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengutuk keras serangan udara dan darat ekstensif oleh tentara kriminal Israel di kamp Jenin di Tepi Barat, Palestina.Dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, Pemerintah Iran menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan kejahatan nyata yang menyebabkan pertumpahan darah puluhan warga Palestina yang tidak bersalah serta penghancuran rumah mereka.“Kami menyampaikan keprihatinan yang sebesar-besarnya dan menekankan terhadap hak-hak sah dan wajar bangsa Palestina dan kelompok perlawanan untuk membela diri dari agresi tentara rezim zionis dan menyatakan bahwa serangan biadab yang terus-menerus di berbagai wilayah Tepi Barat tidak dapat menggantikan kekuatan Zionis yang telah hilang,” sebut pernyataan tersebut.“Citra kekuatan palsu rezim Israel telah lama dipatahkan tidak hanya di benak rakyat dan pemuda Palestina, tetapi juga di benak warga rezim pendudukan. Di mana tindakan terorisme dan kejahatan terhadap bangsa Palestina tidak dapat mengembalikan citra tersebut.”“Mesin perang rezim kriminal Zionis kembali mengalami kekalahan bersejarah dalam serangan brutal baru-baru ini terhadap Jenin. Kehancuran yang ditinggalkan di Jenin, adalah pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan kejahatan perang. Ini merupakan kegagalan moral yang memalukan bagi para pendukung rezim zionis.”Pemerintah Iran menyatakan bahwa selama beberapa hari terakhir, kamp Jenin di Palestina kembali menjadi saksi serangan brutal tentara zionis.Otoritas rezim Zionis selalu melakukan kejahatan terhadap warga Palestina, terutama terhadap perempuan dan anak-anak. Pembunuhan sehari-hari terhadap warga Palestina di bawah kesunyian dan kelambanan lembaga internasional dan negara-negara yang mengklaim mendukung hak asasi manusia merupakan cerminan dari kekerasan sistematis yang muncul dari struktur apartheid rezim ini dan contoh nyata dari kejahatan terorganisir dan terorisme negara, tegas pernyataan tersebut.“Sangat disayangkan bahwa pada era sekarang penodaan terhadap Masjid Al-Aqsa dan pembantaian rakyat Palestina, termasuk perempuan, anak-anak, dan orang tua, telah menjadi kejadian sehari-hari. Hal ini terjadi atas upaya rezim Zionis yang mencoba normalisasi kejahatan terhadap masyarakat Palestina di mata publik internasional,” lanjut pernyataan Pemerintah Iran.“Ketidakpedulian lembaga internasional yang berkesinambungan terhadap hak masyarakat Palestina, bersama dengan tindakan normalisasi hubungan dengan rezim zionis oleh beberapa negara Muslim, secara langsung membantu zionis Israel dalam melaksanakan kejahatan di Palestina.”Pemerintah Iran menegaskan bahwa isu Palestina kini tak lagi merupakan persoalan tanah yang diduduki dan masyarakat yang mengalami penderitaan mendalam selama bertahun-tahun.“Masalah Palestina juga bukan merupakan persoalan dan perselisihan politik semata melainkan masalah Palestina adalah tentang cita-cita dan perjuangan bangsa yang menentang kezaliman dan merindukan keadilan serta perdamaian.”Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Xi: China berdedikasi promosikan komunitas manusia untuk masa depan bersama
Indonesia
•
16 Oct 2022

Dialog Nasional Suriah serukan pembubaran milisi dan penyusunan konstitusi baru
Indonesia
•
26 Feb 2025

Tokoh-tokoh politik dunia mundur saat berkas-berkas Epstein terungkap
Indonesia
•
09 Feb 2026

Sekjen PBB desak kolaborasi global untuk atasi tantangan yang meningkat
Indonesia
•
23 Jan 2025


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
