
Pariwisata Asia-Pasifik diyakini jadi mesin pertumbuhan baru, ini strategi APEC

Foto yang diabadikan pada 27 Juni 2026 ini memperlihatkan suasana Pertemuan Tingkat Menteri Pariwisata Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (Asia-Pacific Economic Cooperation/APEC) ke-13 di Makau, China selatan. (Xinhua/Cheong Kam Ka)
Makau, China (Xinhua/Indonesia Window) – Pertemuan Tingkat Menteri Pariwisata Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (Asia-Pacific Economic Cooperation/APEC) ke-13 digelar pada Sabtu (27/6) di Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Makau.
Dalam kesempatan itu, para delegasi menjajaki cara-cara untuk memanfaatkan inovasi digital dan kerja sama yang lebih mendalam guna mendorong sektor pariwisata di kawasan tersebut.
Mengusung tema ‘Inovasi Digital, Pemberdayaan Kolaboratif: Memanfaatkan Pariwisata untuk Komunitas Asia-Pasifik’ (Digital Innovation, Collaborative Empowerment: Leveraging Tourism for an Asia-Pacific Community), para kepala otoritas pariwisata dari 21 perekonomian APEC berkumpul untuk bertukar pandangan mengenai peran teknologi digital dan cerdas dalam mendorong pariwisata serta memacu pertumbuhan sosial-ekonomi. Mereka juga mengidentifikasi bidang-bidang prioritas untuk menerapkan inovasi digital di seluruh sektor tersebut.
Sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi regional, kata para delegasi, seraya menambahkan bahwa sektor tersebut didukung oleh fundamental yang kuat, potensi yang belum tergali, dan prospek jangka panjang yang menjanjikan.
Menyoroti bahwa pertemuan tingkat menteri pariwisata merupakan salah satu komponen utama dari ‘Tahun China’ APEC, para delegasi menyatakan pertemuan tersebut akan menandai titik awal baru untuk memperdalam kerja sama pariwisata di antara perekonomian anggota APEC.
Sebagai bagian dari pertemuan tingkat menteri tersebut, Pertemuan Kelompok Kerja Pariwisata APEC (APEC Tourism Working Group Meeting) ke-67 diselenggarakan pada Rabu (24/6) hingga Kamis (25/6) di SAR Makau.
China, sebagai tuan rumah APEC 2026, akan menggelar Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC ke-33 di Shenzhen, Provinsi Guangdong, pada November mendatang. Sekitar 300 pertemuan dan acara terkait APEC akan berlangsung di berbagai kota di China sepanjang tahun ini.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pejabat dan cendekiawan sumber daya energi China dan Indonesia soroti potensi kerja sama kedua negara
Indonesia
•
11 Nov 2024

BPS: Cabai merah dan minyak goreng picu inflasi 0,66 persen pada Maret 2022
Indonesia
•
01 Apr 2022

Industri kimia tumbuh 8,65 persen selama kuartal II 2020
Indonesia
•
08 Oct 2020

Harga batu bara Februari naik menjadi 87,79 dolar AS per ton karena ‘commodity super cycle’
Indonesia
•
05 Feb 2021


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
