
Pameran China-Asia Selatan jadi platform penting untuk kerja sama ekonomi dan perdagangan

Seorang peserta pameran mempromosikan produk via livestreaming di Pameran China-Asia Selatan ke-6 di Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya, pada 19 November 2022. (Xinhua/Hu Chao)
Pameran China-Asia Selatan 2023 akan menampilkan festival teh Asia Selatan pertama yang mempromosikan produk dan budaya teh, serta platform digital yang memungkinkan konferensi daring, diskusi bisnis, dan penandatanganan perjanjian.
Beijing, China (Xinhua) – Pameran China-Asia Selatan menjadi sebuah platform penting bagi kerja sama ekonomi dan perdagangan antara China dan negara-negara Asia Selatan, kata Wakil Menteri Perdagangan China Li Fei pada Selasa (25/7).Pameran tahun ini dijadwalkan berlangsung mulai dari 16 hingga 20 Agustus di Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya. Pameran mendatang, yang ketujuh sejak 2013, akan diadakan sepenuhnya secara luring, kata Li dalam konferensi pers.Volume perdagangan tahunan antara China dan negara-negara Asia Selatan tercatat di bawah 100 miliar dolar AS satu dekade lalu, tetapi angka tersebut mendekati 200 miliar dolar AS tahun lalu, mewakili peningkatan tahunan rata-rata 8,3 persen, kata Li.China menjadi mitra dagang terbesar negara-negara seperti Pakistan, Bangladesh, dan Maladewa, paparnya.Lebih dari 60 negara dan kawasan menyatakan niatnya untuk ikut serta dalam pameran tersebut sejauh ini, dan hampir 1.000 perusahaan diperkirakan akan menghadiri acara tersebut. Pameran ini juga akan menggelar delapan forum, termasuk Forum Kerja Sama China-Asia Selatan keempat, dan tiga kegiatan lainnya, termasuk acara penandatanganan proyek kerja sama.Pameran tahun ini akan menampilkan festival teh Asia Selatan pertama yang mempromosikan produk dan budaya teh, serta platform digital yang memungkinkan konferensi daring, diskusi bisnis, dan penandatanganan perjanjian.*1 dolar AS = 15.007 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Jumlah wisman 2021 turun, hanya 1,56 juta kunjungan
Indonesia
•
02 Feb 2022

Brasil akan gabung OPEC+ pada 2024
Indonesia
•
02 Dec 2023

Menlu Malaysia: ASEAN utamakan kerja sama dan perdagangan untuk redam dampak ketegangan geopolitik
Indonesia
•
21 Jan 2025

Penjualan NEV China pada Juni 2023 diperkirakan capai rekor tertinggi dalam sejarah
Indonesia
•
05 Jul 2023


Berita Terbaru

Unitree Robotics bidik pendapatan 3 triliun rupiah, mulai proses IPO
Indonesia
•
31 Jul 2026

Kawasan Industri Morowali perkuat industri hijau, raih penghargaan IDX Channel ESG 2026
Indonesia
•
31 Jul 2026

BMW kehilangan laba Rp75 triliun dalam enam bulan, siapkan phk 8.000 karyawan
Indonesia
•
31 Jul 2026

Fokus Berita – Karhutla di Eropa telan kerugian Rp51,5 triliun per tahun, lebih dari 434.000 hektare lahan hangus
Indonesia
•
31 Jul 2026
