
‘Output’ emas Zimbabwe capai rekor tertinggi baru pada 2022

Sejumlah pekerja memuat bijih mineral di Tambang Emas Shamva di Mashonaland Tengah, Zimbabwe, pada 18 November 2020. (Xinhua/Shaun Jusa)
Output emas Zimbabwe mencapai rekor tertinggi baru sebesar 35,38 ton pada 2022, didorong oleh sejumlah proyek pertambangan baru, pembayaran tepat waktu, dan insentif bagi para penambang.
Harare, Zimbabwe (Xinhua) – Output emas Zimbabwe mencapai rekor tertinggi baru sebesar 35,38 ton pada 2022, didorong oleh sejumlah proyek pertambangan baru, pembayaran tepat waktu, dan insentif bagi para penambang.Output tersebut naik 19,5 persen dari output tahun sebelumnya, menurut laporan surat kabar milik negara Herald pada Selasa (10/1), mengutip statistik dari satu-satunya pembeli emas negara itu, Fidelity Gold Refinery."Insentif benar-benar terbayar sedemikian rupa sehingga kelangsungan sektor ini bergantung pada keberlanjutan insentif untuk membuka nilai lebih," kata Kepala Eksekutif Fidelity Gold Refinery Peter Magaramombe seperti dikutip oleh surat kabar harian tersebut.
Seorang pengemudi wheel loader melakukan pekerjaannya di Tambang Emas Shamva di Mashonaland Tengah, Zimbabwe, pada 18 November 2020. (Xinhua/Shaun Jusa)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Indeks harga konsumen China stabil, indeks harga produsen turun pada Oktober 2022
Indonesia
•
10 Nov 2022

Provinsi Gansu di China percepat pembangunan hijau
Indonesia
•
22 Mar 2023

Bujet terbatas, kaum muda di Turkiye kini pilih sewa ketimbang beli
Indonesia
•
17 Sep 2024

Minyak jatuh jelang potensi kenaikan suku bunga AS yang besar
Indonesia
•
15 Jul 2022


Berita Terbaru

PM Albanese sebut pasokan bahan bakar Australia akan semakin sulit dalam beberapa bulan mendatang
Indonesia
•
27 Mar 2026

Netflix jajaki pasar Rusia lagi, mulai dari pendaftaran merek dagang
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak negara untuk redam dampak ketegangan Timur Tengah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Harga bahan bakar di Kamboja terus naik saat konflik masih berlanjut di Timur Tengah
Indonesia
•
27 Mar 2026
