
Mural mata raksasa serukan pesan perdamaian di Yerusalem Timur

Seorang pria berjalan melewati dinding yang dihiasi mural di lingkungan Arab di Silwan, Yerusalem Timur, pada 6 September 2022. Sekelompok seniman menghias Silwan, area yang sebagian besar dihuni oleh warga keturunan Arab di Yerusalem Timur, dengan berbagai lukisan mural mata berukuran besar dan terbuka lebar untuk memprotes pengusiran warga Arab dari rumah mereka. (Xinhua/Wang Zhuolun)
Sekitar 20 mural mata di Silwan dilukis oleh para sukarelawan dari Palestina, Amerika Serikat, dan Israel, menggambarkan mata para penduduk desa yang dipaksa angkat kaki dari rumah mereka serta warga Palestina yang tewas dalam serangan militer Israel.
Yerusalem (Xinhua) – Sekitar 20 mural mata raksasa baru-baru ini muncul di dinding rumah-rumah di Silwan, sebuah desa di sebelah selatan Kota Tua Yerusalem, menatap kota itu seolah mencoba menceritakan kisah mereka.Mural mata raksasa ini merupakan bagian dari proyek seni bertajuk ‘I Witness Silwan’ atau ‘Saya Menyaksikan Silwan’, yang dimulai pada 2016, ketika desa itu terus menerima berbagai perintah pembongkaran dan penggusuran rumah dari pemerintah Israel, kata Zuheir Rajabi, kepala Komite Komunitas Batan Al-Hawa di Silwan, kepada Xinhua.
Seorang pria mengamati dinding yang dihiasi mural di lingkungan Arab di Silwan, Yerusalem Timur, pada 6 September 2022. Sekelompok seniman menghias Silwan, area yang sebagian besar dihuni oleh warga keturunan Arab di Yerusalem Timur, dengan berbagai lukisan mural mata berukuran besar dan terbuka lebar untuk memprotes pengusiran warga Arab dari rumah mereka. (Xinhua/Wang Zhuolun)
Foto yang diabadikan pada 6 September 2022 ini memperlihatkan lingkungan Arab di Silwan, Yerusalem Timur. Sekelompok seniman menghias Silwan, area yang sebagian besar dihuni oleh warga keturunan Arab di Yerusalem Timur, dengan berbagai lukisan mural mata berukuran besar dan terbuka lebar untuk memprotes pengusiran warga Arab dari rumah mereka. (Xinhua/Wang Zhuolun)
Dua orang anak berjalan melewati dinding yang dihiasi mural di lingkungan Arab di Silwan, Yerusalem Timur, pada 6 September 2022. Sekelompok seniman menghias Silwan, area yang sebagian besar dihuni oleh warga keturunan Arab di Yerusalem Timur, dengan berbagai lukisan mural mata berukuran besar dan terbuka lebar untuk memprotes pengusiran warga Arab dari rumah mereka. (Xinhua/Wang Zhuolun)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Pudarnya ‘emas merah’ Gaza akibat konflik yang merusak panen kurma
Indonesia
•
29 Sep 2024

Karhutla di California Selatan tewaskan dua orang dan paksa evakuasi puluhan ribu warga
Indonesia
•
10 Jan 2025

Feature – Ribuan pelajar Palestina gagal ikut ujian akhir akibat konflik di Gaza
Indonesia
•
30 Jun 2024

Pentingnya orangtua memahami ilmu pedagogi
Indonesia
•
24 Apr 2020


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
