
Jerman akan kucurkan miliaran euro untuk modernisasi sistem pemanas rumah

Sejumlah turbin angin terlihat di Brandenburg, Jerman, pada 15 September 2022. (Xinhua/Ren Pengfei)
Modernisasi sistem pemanas rumah Jerman dilakukan dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan dengan skema subsidi bernilai miliaran euro.
Berlin, Jerman (Xinhua) – Jerman berencana meluncurkan skema subsidi bernilai miliaran euro untuk membantu para pemilik rumah melakukan modernisasi sistem pemanas rumah mereka dan meningkatkan penggunaan sumber energi terbarukan, menurut laporan resmi yang dirilis pada Kamis (9/3)."Sebagai sebuah negara, kita saat ini mempunyai kesempatan untuk membangun momentum bersama," kata Robert Habeck, Deputi Kanselir sekaligus Menteri Urusan Ekonomi dan Aksi Iklim Jerman, saat mempresentasikan laporan bertajuk 'Renewing prosperity in a climate-neutral way' (Mempertahankan kemakmuran dengan cara yang netral iklim).Dalam perjalanan menuju target netral iklim per 2045, Jerman berusaha untuk secara bertahap mengalihkan semua sistem pemanas ke sumber energi terbarukan. Per 2024, sistem pemanas yang baru dipasang harus ditenagai oleh energi terbarukan dengan persentase sedikitnya 65 persen, menurut sebuah draf undang-undang baru-baru ini.
Tumpukan kayu bakar disimpan di halaman sebuah rumah di Berlin, ibu kota Jerman, pada 1 November 2022. (Xinhua/Ren Pengfei)
Peralatan pemuatan beroperasi di fasilitas penyimpanan batu bara sebuah pembangkit listrik termal di Berlin, Jerman, pada 9 Januari 2023. Pada 2022 batu bara masih menjadi sumber energi utama dalam produksi listrik negara itu, mewakili pertumbuhan sebesar 8,4 persen dalam bauran energi nasional. (Xinhua/Ren Pengfei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tarif impor panel surya yang diterapkan AS hambat aksi perangi perubahan iklim
Indonesia
•
03 Dec 2024

Singapura dan SAR Hong Kong janjikan lebih banyak kerja sama perdagangan dan budaya
Indonesia
•
31 Jul 2023

Sektor telekomunikasi China catat pertumbuhan stabil dalam 11 bulan pertama 2023
Indonesia
•
25 Dec 2023

Australia kecam rencana AS naikkan dua kali lipat tarif baja dan aluminium
Indonesia
•
01 Jun 2025


Berita Terbaru

Lepas L8 resmi meluncur di Indonesia, dibanderol Rp589 juta dengan Jarak tempuh hingga 1.300 km
Indonesia
•
28 Jul 2026

Malaysia tinggal selangkah lagi jadi negara berpenghasilan tinggi, ekonomi tumbuh 5,8 persen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Indonesia raup 18,62 triliun rupiah dari Panda Bonds perdana, pasar keuangan China kian terbuka
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ekonomi ASEAN+3 diproyeksikan tumbuh 4,1 persen pada 2026, didorong AI dan semikonduktor
Indonesia
•
28 Jul 2026
