NASA dan SpaceX targetkan peluncuran Crew-6 selanjutnya pada 2 Maret

Foto yang diunggah pada 27 Februari 2023 ini menunjukkan sebuah roket Falcon 9 SpaceX mengangkut Crew Dragon dalam misi SpaceX Crew-6 NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) di Kennedy Space Center di Florida, Amerika Serikat. (Sumber: SpaceX)
Misi ke-6 SpaceX NASA batal diluncurkan pada Senin (27/2) pukul 01.45 Waktu Timur atau pukul 13.45 WIB dari Kompleks Peluncuran 39A di Kennedy Space Center di Florida, karena masalah sistem darat.
Los Angeles, AS (Xinhua) – NASA dan SpaceX kini menargetkan Kamis (2/3) untuk upaya peluncuran Crew-6 yang tersedia selanjutnya setelah upaya peluncuran awal dibatalkan pada Senin (27/2) pagi waktu setempat.Peluncuran misi Crew-6 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) awalnya dijadwalkan pada Senin pukul 01.45 Waktu Timur atau pukul 13.45 WIB dari Kompleks Peluncuran 39A di Kennedy Space Center di Florida. Namun, peluncuran tersebut dibatalkan karena masalah sistem darat.Tim misi Crew-6 memutuskan untuk membatalkan guna menyelidiki isu yang menghambat data dalam mengonfirmasi beban penuh sumber pembakaran untuk mesin Merlin tahap pertama Falcon 9, triethylaluminum triethylboron (atau TEA-TEB), papar NASA.SpaceX telah mengeluarkan propelan dari roket Falcon 9, sementara para astronaut telah keluar dari pesawat luar angkasa Dragon dan pergi ke markas kru astronaut. Baik Falcon 9 maupun Dragon berada dalam konfigurasi yang aman, kata NASA.Apakah NASA dan SpaceX dapat melakukan upaya peluncuran yang tersedia selanjutnya pada Kamis atau tidak akan bergantung pada penyelesaian masalah teknis yang menyebabkan dibatalkannya peluncuran pada Senin.Peluncuran misi ke-6 SpaceX NASA akan mengangkut astronaut NASA Stephen Bowen dan Warren ‘Woody’ Hoburg, serta astronaut Uni Emirat Arab Sultan Alneyadi dan kosmonaut Roscosmos Andrey Fedyaev ke stasiun luar angkasa untuk misi ekspedisi sains.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

China luncurkan studi autisme skala besar terapi transplantasi feses
Indonesia
•
23 Jan 2022

Maroko temukan situs kota kuno dari abad ke-2 di dekat nekropolis Chellah
Indonesia
•
08 Nov 2023

Perangkat ‘flash memory’ tercepat di dunia mampu simpan data satu bit per 400 pikodetik
Indonesia
•
19 Apr 2025

Ilmuwan China kembangkan ‘e-skin’ untuk beri robot indra peraba
Indonesia
•
07 Apr 2023
Berita Terbaru

Studi ungkap Jupiter ternyata lebih kecil dan lebih pipih dari perkiraan sebelumnya
Indonesia
•
03 Feb 2026

Pankreas buatan bantu pengidap diabetes akhiri injeksi insulin harian
Indonesia
•
03 Feb 2026

Vaksin personalisasi pertama di dunia untuk kanker otak anak yang mematikan dalam tahap uji klinis
Indonesia
•
03 Feb 2026

Pasien bertahan hidup 48 jam tanpa dua paru-paru dengan organ buatan
Indonesia
•
02 Feb 2026
