
Uni Eropa tuduh Meta lakukan pelanggaran antimonopoli

Sejumlah orang terlihat di luar gedung Komisi Eropa di Brussel, Belgia, pada 18 Oktober 2022. (Xinhua/Zheng Huansong)
Meta langgar aturan antimonopoli, menurut kecurigaan Komisi Eropa, dengan menghubungkan jejaring sosial dominannya, Facebook, dengan layanan iklan baris online-nya yang disebut Facebook Marketplace, sehingga pengguna Facebook tidak punya pilihan selain memiliki akses ke Facebook Marketplace.
Brussel, Belgia (Xinhua) – Komisi Eropa mencurigai bahwa Facebook Marketplace telah melanggar peraturan antimonopoli Uni Eropa (UE), demikian menurut sebuah pernyataan yang dirilis pada Senin (19/12)."Kekhawatiran awal kami adalah Meta (pemilik Facebook) menghubungkan jejaring sosial dominannya, Facebook, dengan layanan iklan baris online-nya yang disebut Facebook Marketplace," kata Margrethe Vestager, wakil presiden eksekutif di Komisi Eropa yang bertanggung jawab atas kebijakan persaingan."Ini berarti pengguna Facebook tidak punya pilihan selain memiliki akses ke Facebook Marketplace."Dengan demikian, para pesaing Facebook Marketplace dapat dirugikan karena tidak dapat menjangkau pelanggan potensial sebanyak yang dapat dilakukan Facebook Marketplace.
Foto yang diabadikan pada 28 Juli 2022 ini menunjukkan gedung Departemen Perdagangan di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Produsen ban pesawat Dunlop bangun pabrik di Karawang, Jabar
Indonesia
•
07 Nov 2019

Rantai pasokan iPhone terganggu oleh ‘lockdown’ China
Indonesia
•
03 Nov 2022

Konsumsi listrik hijau klaster pusat data Mongolia Dalam di China capai 58 persen
Indonesia
•
05 Jul 2023

Pakar: China tetap jadi mesin pertumbuhan global dan krusial bagi stabilitas Asia-Pasifik
Indonesia
•
10 Nov 2023


Berita Terbaru

Lepas L8 resmi meluncur di Indonesia, dibanderol Rp589 juta dengan Jarak tempuh hingga 1.300 km
Indonesia
•
28 Jul 2026

Malaysia tinggal selangkah lagi jadi negara berpenghasilan tinggi, ekonomi tumbuh 5,8 persen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Indonesia raup 18,62 triliun rupiah dari Panda Bonds perdana, pasar keuangan China kian terbuka
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ekonomi ASEAN+3 diproyeksikan tumbuh 4,1 persen pada 2026, didorong AI dan semikonduktor
Indonesia
•
28 Jul 2026
