
Menlu Saudi desak Selat Hormuz kembali normal tanpa biaya dan pembatasan

Debat Umum sesi ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diselenggarakan di markas besar PBB di New York City pada 22 September 2026. (Xinhua/Zhang Fengguo)
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud pada Sabtu (26/9) menekankan pentingnya memulihkan situasi di Selat Hormuz ke kondisi sebelum tanggal 28 Februari tanpa pengenaan biaya atau pembatasan apa pun.
Berbicara dalam Debat Umum sesi ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Faisal menyerukan kebebasan navigasi di jalur perairan internasional, dengan menyoroti Selat Hormuz, Selat Bab al-Mandab, Laut Merah, dan Teluk Aden.
Faisal menolak penggunaan jalur-jalur tersebut sebagai instrumen tekanan atau ancaman oleh pihak mana pun.
Keamanan kawasan Teluk merupakan bagian tak terpisahkan dari keamanan kawasan dan dunia secara keseluruhan, tuturnya, seraya menambahkan bahwa stabilitas di Teluk berkaitan langsung dengan keamanan energi global, perdagangan internasional, dan rantai pasokan.
Faisal menyampaikan bahwa Arab Saudi mendukung upaya dan inisiatif yang bertujuan meredakan ketegangan di kawasan tersebut, serta menekankan pentingnya memastikan seluruh kawasan tetap bebas dari senjata pemusnah massal.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian dibalas oleh Iran dengan menargetkan Israel dan sejumlah lokasi di berbagai wilayah Timur Tengah.
Konflik tersebut telah mengganggu pelayaran di Selat Hormuz, sehingga berdampak signifikan terhadap ekspor minyak Arab Saudi ke pasar global.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump pecat Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem
Indonesia
•
06 Mar 2026

Media sebut sistem rudal Typhon AS akan ditempatkan kembali di Jepang
Indonesia
•
21 May 2026

China kini telah jalin hubungan diplomatik dengan 181 negara
Indonesia
•
20 Oct 2022

11 tewas dalam bentrokan di kamp pengungsi Palestina di Lebanon selatan
Indonesia
•
02 Aug 2023


Berita Terbaru

Iran sebut 5.000 orang tewas dalam serangan AS-Israel, ratusan perempuan dan anak jadi korban
Indonesia
•
28 Sep 2026

Iran ungkap senjata strategis disimpan di bawah tanah, apa yang disembunyikan Teheran?
Indonesia
•
28 Sep 2026

Iran belum menutup babak konflik, Selat Hormuz jadi kartu strategis Teheran
Indonesia
•
28 Sep 2026

Palestina peringatkan konflik bisa berubah menjadi perang agama akibat eskalasi di Al-Aqsa
Indonesia
•
28 Sep 2026
