
Iran ajukan 3 syarat untuk buka Selat Hormuz, ada blokade AS hingga aset yang dibekukan

Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi berbicara dalam konferensi pers bersama di Baghdad, Irak, pada 28 Juni 2026. (Xinhua/Khalil Dawood)
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi pada Selasa (22/9) menyampaikan "posisi tegas" negaranya terkait pembukaan kembali Selat Hormuz kepada Amerika Serikat (AS), demikian dilaporkan IRIB, kantor berita milik negara Iran.
Dengan mengutip sumber eksklusifnya, IRIB mengatakan bahwa posisi Iran telah disampaikan kepada pihak AS dalam pertemuan antara Araghchi dan utusan presiden AS Steve Witkoff, di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York.
Menurut laporan tersebut, di antara syarat-syarat yang diajukan Iran untuk membuka kembali jalur perairan tersebut adalah pencabutan blokade maritim AS, pembebasan aset-aset Iran yang dibekukan, dan diakhirinya perang di semua front di Timur Tengah.
Pada 18 Juni, AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang di semua front di kawasan tersebut, termasuk Lebanon.
Berdasarkan MoU itu, mereka dijadwalkan mengadakan perundingan dalam kurun waktu 60 hari, yang berakhir pada 17 Agustus, guna mencapai kesepakatan akhir, tetapi nasib perundingan tersebut masih belum jelas menyusul serangkaian eskalasi antara kedua negara baru-baru ini.
Menyusul serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, Teheran membatasi pelayaran melalui Selat Hormuz, sementara pasukan AS memberlakukan blokade maritim yang menyasar kapal yang berlayar menuju atau meninggalkan pelabuhan-pelabuhan Iran.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kantor Investigasi Korupsi Korsel akan minta perpanjangan surat perintah penangkapan Yoon Suk-yeol
Indonesia
•
07 Jan 2025

Eropa Barat pecahkan rekor panas, Juni 2026 jadi yang terpanas sepanjang sejarah
Indonesia
•
09 Jul 2026

Universitas Harvard gugat pemerintahan Trump atas pembekuan dana federal
Indonesia
•
23 Apr 2025

148 negara setuju, hanya AS dan Israel tolak deklarasi PBB tentang pembangunan perkotaan
Indonesia
•
17 Jul 2026


Berita Terbaru

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026

Telaah – Xi ke Washington, Pertanyaan besarnya: Bisakah China-AS lolos dari ‘Thucydides Trap’? (Bagian 1 dari 2)
Indonesia
•
23 Sep 2026

Telaah – Xi ke Washington, Pertanyaan besarnya: Bisakah China-AS lolos dari ‘Thucydides Trap’? (Bagian 2 - selesai)
Indonesia
•
23 Sep 2026

Iran punya teknologi rudal jarak jauh, IRGC klaim uji coba hantam kapal induk AS sejauh 500 km
Indonesia
•
23 Sep 2026
