
Menlu China serukan untuk perdalam kerja sama China-Eropa Tengah, Timur

Anggota Dewan Negara sekaligus Menteri Luar Negeri China Wang Yi (kanan) bertemu dengan Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell Fontelles di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-77 di New York City, Amerika Serikat, pada 21 September 2022. (Xinhua)
China dan Eropa Tengah-Timur merupakan mitra alami dengan ikatan sejarah yang mendalam, keunggulan pembangunan yang saling melengkapi, permintaan yang kuat untuk kerja sama, dan keinginan bersama untuk peremajaan.
Beijing, China (Xinhua) – Anggota Dewan Negara sekaligus Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi pada Jumat (16/12) berpidato dalam Pertemuan Koordinator Nasional China dan Negara-Negara Eropa Tengah dan Timur (Central and Eastern European Countries/CEEC) ke-17 melalui tautan video, menyerukan untuk memperdalam kerja sama bilateral yang lebih tangguh, terkoordinasi, terbuka, dan bermanfaat bagi semua.Sembari meninjau kerja sama China-CEEC dalam 10 tahun terakhir, Wang menekankan bahwa China dan negara-negara CEE merupakan mitra alami dengan ikatan sejarah yang mendalam, keunggulan pembangunan yang saling melengkapi, permintaan yang kuat untuk kerja sama, dan keinginan bersama untuk peremajaan.Tidak peduli bagaimana lanskap internasional dapat berubah, kedua belah pihak harus menindaklanjuti konsensus yang dicapai pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) China-CEEC Beijing serta mewujudkan kerja sama bilateral yang lebih tangguh, terkoordinasi, terbuka, dan bermanfaat bagi semua, kata Wang.Wang mengajukan empat saran untuk memperdalam kerja sama China-CEEC.Pertama, Wang mengatakan kedua belah pihak harus berpegang pada solidaritas dan persahabatan, seraya menambahkan bahwa persahabatan merupakan tema utama dari kebijakan China terhadap Eropa, sementara kerja sama menjadi tujuan keseluruhan.Kedua, dia menyerukan untuk menjalin sinergi yang lebih besar dengan negara-negara yang terlibat. Wang menuturkan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian integral dari kerja sama China-Uni Eropa (UE), yang mematuhi aturan pasar dan standar UE, dan akan memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan yang lebih seimbang di Eropa.Ketiga, Wang menyerukan untuk mengejar keterbukaan demi hasil yang saling menguntungkan, sembari menambahkan bahwa China akan dengan tegas memperluas keterbukaan kepada dunia, terus mengimpor produk yang lebih kompetitif dari negara-negara CEE, dan memperlakukan perusahaan-perusahaan CEE di China secara setara.Keempat, dia mengatakan kerja sama harus pragmatis dan bermanfaat bagi semua, serta menekankan bahwa China siap memperkenalkan lebih banyak langkah baru untuk mengimpor lebih banyak produk pertanian dan makanan, e-commerce, keuangan, interkoneksi, memfasilitasi pertukaran antarmasyarakat, serta berbagai bidang lainnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Air China lanjutkan penerbangan langsung antara Roma dan Beijing
Indonesia
•
30 Mar 2023

Sesi lanjutan COP 16 ditutup dengan rencana pendanaan utama untuk keanekaragaman hayati
Indonesia
•
03 Mar 2025

Penjualan Volkswagen Group turun 7 persen pada 2022 akibat kemacetan pasokan
Indonesia
•
13 Jan 2023

Toko-toko khusus menjamur di China seiring dengan pertumbuhan ekonomi swasta
Indonesia
•
02 Aug 2023


Berita Terbaru

Kasus korupsi di Singapura menurun pada 2025
Indonesia
•
30 Apr 2026

Atasi lonjakan harga bahan bakar, Thai AirAsia kurangi jadwal penerbangan hingga 30 persen
Indonesia
•
30 Apr 2026

Perubahan tarif akan tambah 1,1 triliun dolar AS ke defisit anggaran ASdalam 10 tahun
Indonesia
•
30 Apr 2026

UEA keluar dari OPEC, sejalan dengan visi ekonomi jangka panjang
Indonesia
•
30 Apr 2026
