
Menjadi simbol peradaban, acara budaya teh China digelar di Jakarta

Para tamu menyaksikan pertunjukan robot dalam acara bertema 'Tea for Harmony, Shared Beauty' di Jakarta, pada 21 Mei 2026. (Xinhua/Cen Yunpeng)
Teh mengandung makna peradaban dan menyampaikan pesan perdamaian yang melampaui batas negara.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah acara bertema ‘Tea for Harmony, Shared Beauty’ digelar pada Kamis (21/5) di Jakarta dengan menghadirkan tamu dari berbagai negara untuk merayakan Hari Teh Internasional yang jatuh pada hari yang sama.
Diselenggarakan oleh Kedutaan Besar China di Indonesia, acara tersebut menampilkan ceramah tentang budaya teh, pertunjukan seni teh, pengalaman warisan budaya takbenda, serta sesi mencicipi teh. Kegiatan itu memperlihatkan secara nyata warisan mendalam dan vitalitas kontemporer budaya teh tradisional China, sekaligus mempromosikan gagasan harmoni dalam keberagaman, hidup berdampingan secara harmonis, dan keindahan bersama.
Dalam pidatonya pada acara tersebut, Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong mengatakan bahwa teh mengandung makna peradaban dan menyampaikan pesan perdamaian yang melampaui batas negara. Dia mengatakan teh adalah tentang harmoni antara manusia dan alam, sekaligus mewujudkan nilai-nilai manfaat bersama dan inklusivitas.
Dalam sambutannya, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Sultan Bachtiar Najamudin mengatakan Hari Teh Internasional mengingatkan masyarakat bahwa teh dapat menjadi sarana persahabatan, "namun persahabatan tidak berarti harmoni dalam keseragaman, melainkan harmoni dalam keberagaman."
Dia mengatakan Hari Teh Internasional harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk menjaga persahabatan dan lebih memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara lain.
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengatakan kebudayaan berkembang melalui dialog, adaptasi, dan saling menghormati. Menurut Fadli, acara ini menunjukkan bagaimana teh, yang sederhana namun mendalam, dapat menjadi jembatan antarperadaban.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Anak-anak penyintas konflik Gaza butuh dukungan psikologis mendesak
Indonesia
•
10 Nov 2023

Pemerintah AS rilis kumpulan dokumen baru terkait pembunuhan JFK
Indonesia
•
16 Dec 2022

Kasus sifilis pada bayi baru lahir di AS melonjak 10 kali lipat dalam satu dekade terakhir
Indonesia
•
08 Nov 2023

250 ribu halaman dokumen sejarah Palestina disimpan di Perpustakaan King Abdul Aziz
Indonesia
•
08 Jul 2020


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
