
Mantan polisi Minneapolis mengaku bersalah atas kematian George Floyd

Anggota keluarga pria Afrika-Amerika George Floyd berkumpul untuk memperingati dua tahun terbunuhnya Floyd saat dalam penahanan polisi di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, pada 25 Mei 2022. (Xinhua/Ben Brewer)
Kematian George Floyd pada 25 Mei 2020 di usia 46 tahun usai ditahan oleh petugas polisi Minneapolis memicu kemarahan dan aksi protes untuk menentang kebrutalan polisi dan rasisme sistemis di seluruh AS pada musim panas 2020.
Washington, AS (Xinhua) – Seorang mantan petugas polisi di Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, Amerika Serikat (AS), pada Senin (24/10) mengaku bersalah atas kematian pria Afrika-Amerika George Floyd.Alexander Kueng (29) mengaku bersalah atas tuduhan membantu dan bersekongkol dalam pembunuhan tak berencana (manslaughter) setelah para jaksa dan pengacara Kueng sepakat untuk merekomendasikan hukuman 42 bulan penjara.Kueng merupakan orang kedua yang mengaku bersalah atas tuduhan tersebut, menyusul mantan rekannya Thomas Lane, yang terlebih dahulu mengaku bersalah pada tahun ini.Mantan polisi ketiga, Tou Thao, sebelumnya menolak kesepakatan pembelaan (plea deal) dan pada Senin (24/10) setuju untuk melanjutkan ke tahap persidangan dengan bukti yang ditetapkan dengan tuduhan membantu dan bersekongkol dalam pembunuhan tak berencana.Dalam pernyataannya, Jaksa Agung Minnesota Keith Ellison mengatakan bahwa pengakuan bersalah Kueng "diharapkan dapat memberikan penghiburan bagi keluarga Floyd dan mengantarkan komunitas kita ke sebuah era baru dengan akuntabilitas dan keadilan."
Anggota masyarakat dan penduduk berkumpul untuk memperingati dua tahun terbunuhnya pria Afrika-Amerika George Floyd saat dalam penahanan polisi di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, pada 25 Mei 2022. (Xinhua/Ben Brewer)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tingkat pembunuhan di Kanada naik 8 persen pada 2022
Indonesia
•
30 Nov 2023

Media AS: RSV, COVID-19, dan flu sebabkan rumah sakit di AS kewalahan
Indonesia
•
23 Nov 2022

Feature – Mahasiswa asal Makassar berbagi pengalaman kuliah di Yunnan, China, berharap terapkan pengetahuan di Tanah Air
Indonesia
•
09 Jan 2024

COVID-19 - Pusat penelitian Vector Rusia mulai uji vaksin tahap kedua
Indonesia
•
17 Aug 2020


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
