Malaysia perpanjang pencarian MH370 hingga 2027, siapkan Rp1,25 triliun jika bangkai pesawat ditemukan

Orang-orang memegang bunga dalam acara peringatan 10 tahun hilangnya pesawat MH370 di Subang Jaya, Negara Bagian Selangor, Malaysia, pada 3 Maret 2024. (Xinhua/Chong Voon Chung)

Kuala Lumpur, Malaysia (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah Malaysia memperpanjang perjanjiannya dengan perusahaan eksplorasi bawah laut Ocean Infinity selama 12 bulan lagi untuk melanjutkan pencarian puing-puing pesawat Malaysia Airlines Penerbangan MH370 di Samudra Hindia bagian selatan, seperti disampaikan Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke Siew Fook pada Senin (29/6).

Kabinet menyetujui perpanjangan tersebut pada Jumat (26/6), dengan perjanjian yang diperbarui berlaku mulai 1 Juli tahun ini hingga 30 Juni 2027, kata Loke dalam sebuah pernyataan.

"Perpanjangan ini mempertahankan seluruh syarat dan ketentuan utama dari perjanjian yang ada, termasuk penerapan prinsip 'tidak ditemukan, tidak ada pembayaran'. Berdasarkan kesepakatan tersebut, pemerintah tidak akan melakukan pembayaran apa pun kepada Ocean Infinity jika puing-puing pesawat tidak ditemukan," ujarnya, seraya menambahkan bahwa pemerintah akan membayar perusahaan itu sebesar 70 juta dolar AS jika puing-puing pesawat berhasil ditemukan.

*1 dolar AS = 17.962 rupiah

Loke mengatakan perpanjangan itu akan memungkinkan Ocean Infinity untuk menyelesaikan pencarian di area pencarian seluas 7.428,54 kilometer persegi yang tersisa.

Hilangnya pesawat MH370 merupakan kecelakaan tragis yang terjadi pada 8 Maret 2014, ketika pesawat tersebut, yang sedang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China, menghilang dari layar radar dengan membawa 239 orang di dalamnya.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait