
PM Malaysia sebut negaranya pertahankan ‘open door policy’ dalam kerja sama teknologi

Pembaca berita virtual berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terlihat dalam peluncuran Kantor AI Nasional Malaysia di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 12 Desember 2024. (Xinhua/Cheng Yiheng)
Malaysia mempertahankan kebijakan pintu terbuka (open door policy) dalam kerja sama teknologi, sejalan dengan sikap Malaysia sebagai negara perdagangan yang bebas dan terbuka.
Kuala Lumpur, Malaysia (Xinhua/Indonesia Window) – Malaysia mempertahankan kebijakan pintu terbuka (open door policy) dalam kerja sama teknologi, sejalan dengan sikap Malaysia sebagai negara perdagangan yang bebas dan terbuka, ungkap Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim di Kuala Lumpur pada Kamis (12/12).Malaysia telah menyambut baik dan bekerja bersama penyedia teknologi tanpa pembatasan yang berlebihan, kata Anwar dalam pidatonya pada peresmian Kantor Kecerdasan Buatan Nasional (National Artificial Intelligence Office/NAIO)."Hal ini menunjukkan sikap kita sebagai negara yang bebas untuk berjejaring dengan semua negara sekaligus menekankan perlunya meningkatkan hubungan perdagangan melalui perjanjian perdagangan bebas (free trade agreement/FTA) dan perjanjian perdagangan lainnya di tingkat internasional," ujarnya.Anwar juga mendorong para penyusun rencana dan pembuat kebijakan di Malaysia untuk memastikan bahwa program-program yang mengembangkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan teknologi telah diimplementasikan, tidak hanya bagi para pelajar dan generasi muda tetapi juga untuk pegawai negeri serta sektor swasta guna mengubah pola pikir dan mendorong pengadopsian teknologi baru secara cepat untuk memastikan manfaatnya tersebar secara merata.Dalam mengatasi kesenjangan digital yang terus menjadi kekhawatiran, Anwar menekankan perlunya untuk tidak hanya menjembatani kesenjangan antara elite perkotaan dan masyarakat miskin, tetapi juga memperluas upaya-upaya hingga menjangkau masyarakat pedesaan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim arkeolog temukan kelompok makam kuno di China tengah dari era 202 SM
Indonesia
•
31 Jan 2023

‘Bahan kimia abadi’ terdeteksi di dalam darah lebih dari 85 persen warga Australia
Indonesia
•
28 May 2025

Studi: Konsumsi vitamin D berkepanjangan tingkatkan risiko demensia
Indonesia
•
04 Sep 2022

Feature – Dengan oven antariksa, astronaut China nikmati sayap ayam dan steik di stasiun luar angkasa
Indonesia
•
05 Nov 2025


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
