
Sejumlah makam dari periode Ptolemeus ditemukan di Mesir selatan

Foto tak bertanggal ini menunjukkan mural warna-warni di sebuah makam kuno yang ditemukan di situs arkeologis Al-Bahnasa di Provinsi Minya, Mesir. (Xinhua/Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir)
Makam dari periode Ptolemeus (332-30 SM) yang ditemukan di situs arkeologis Al-Bahnasa di Provinsi Minya, Mesir selatan, berisi dekorasi berwarna-warni, mumi, tulang belulang, peti mati, serta artefak-artefak unik, seperti jimat, kumbang jantung (heart scarab), dan patung dewa-dewi.
Kairo, Mesir (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah misi arkeologis gabungan Mesir-Spanyol berhasil menemukan sejumlah makam dari periode Ptolemeus (332-30 SM) di situs arkeologis Al-Bahnasa di Provinsi Minya, Mesir selatan, demikian diungkapkan Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir pada Sabtu (14/12).Makam-makam tersebut berisi dekorasi berwarna-warni, mumi, tulang belulang, peti mati, serta artefak-artefak unik, seperti jimat, kumbang jantung (heart scarab), dan patung dewa-dewi, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
Foto tak bertanggal ini menunjukkan artefak-artefak dari makam kuno yang ditemukan di situs arkeologis Al-Bahnasa di Provinsi Minya, Mesir. (Xinhua/Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir)
Foto tak bertanggal ini menunjukkan mural warna-warni di sebuah makam kuno yang ditemukan di situs arkeologis Al-Bahnasa di Provinsi Minya, Mesir. (Xinhua/Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir)
Foto tak bertanggal ini menunjukkan lempengan emas dari makam-makam kuno yang ditemukan di situs arkeologis Al-Bahnasa di Provinsi Minya, Mesir. (Xinhua/Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kebun raya nasional China akan dirikan lab perlindungan tanaman 'ex-situ'
Indonesia
•
19 Jul 2023

PLTN generasi ke-4 pertama di dunia mulai beroperasi secara komersial di China
Indonesia
•
08 Dec 2023

Feature – Kreator konten TikTok di AS banjiri ucapan perpisahan emosional jelang penutupan
Indonesia
•
21 Jan 2025

COVID-19 – Antibodi berbasis mRNA berikan perlindungan jangka panjang pada tikus
Indonesia
•
02 Mar 2022


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
