
Administrasi Penerbangan Sipil sebut nilai ‘low-altitude economy’ China tembus 500 miliar yuan

Sebuah helikopter wisata mengudara di resor ski internasional Narat di wilayah Xinyuan, Prefektur Otonom Etnis Kazak Ili, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, pada 21 Desember 2023. (Xinhua/Li He)
Low-altitude economy merupakan konsep ekonomi yang mengandalkan wilayah udara berketinggian rendah, dengan sektor penerbangan umum memainkan peran yang dominan.
Beijing, China (Xinhua) – Hingga akhir 2023, skala ekonomi ketinggian rendah (low-altitude economy) China diperkirakan mencapai lebih dari 500 miliar atau sekitar 70 miliar dolar AS, dengan skalanya diprediksi akan meningkat hingga 2 triliun yuan per 2030 mendatang, menurut Administrasi Penerbangan Sipil China (Civil Aviation Administration of China/CAAC).Dalam sebuah konferensi pers pada Rabu (28/2), Wakil Kepala CAAC Han Jun menyampaikan bahwa sebagai sebuah industri strategis yang sedang berkembang, low-altitude economy memiliki rantai industri yang panjang, yang mencakup berbagai sektor seperti penelitian dan pengembangan (litbang) dan manufaktur pesawat, pembangunan dan pengoperasian infrastruktur penerbangan ketinggian rendah, serta layanan penerbangan.Han menuturkan bahwa CAAC mendorong pembangunan sistem layanan penerbangan ketinggian rendah dan berupaya menyederhanakan prosedur aplikasi dan persetujuan untuk rencana penerbangan ketinggian rendah. CAAC juga akan menyediakan dukungan bagi perusahaan-perusahaan untuk melaksanakan proyek percontohan distribusi logistik drone di sejumlah provinsi termasuk Jiangxi, Guangdong, Shaanxi, dan Sichuan.Low-altitude economy merupakan konsep ekonomi yang mengandalkan wilayah udara berketinggian rendah, dengan sektor penerbangan umum memainkan peran yang dominan. Konsep itu melibatkan berbagai sektor ekonomi, seperti penerbangan ketinggian rendah, pariwisata udara, transportasi penumpang, layanan penerbangan umum, penelitian ilmiah, pendidikan, dan sebagainya.Menurut data CAAC, hingga akhir 2023, jumlah perusahaan penerbangan umum di China mencapai 689, dengan 3.173 unit pesawat penerbangan umum telah terdaftar dan 451 bandar udara penerbangan umum telah didirikan.*1 yuan = 2.177 rupiah**1 dolar AS = 15.673 rupiahBagikan

Komentar
Berita Terkait

25 negara bagian gugat tarif baru Trump, dinilai langgar kewenangan presiden
Indonesia
•
04 Aug 2026

BUMN Indonesia bangun infrastruktur di Kongo
Indonesia
•
15 Oct 2020

Akademisi Kamboja sebut RCEP dan BRI berkontribusi bagi pemulihan ekonomi global
Indonesia
•
21 Dec 2022

Jepang pangkas pajak makanan jadi 1 persen, negara berpotensi kehilangan 1.130 triliun rupiah
Indonesia
•
06 Aug 2026


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kuasai 60 persen ekonomi dunia, keterbukaan dan inovasi jadi kunci pertumbuhan Asia-Pasifik
Indonesia
•
09 Sep 2026

China-Indonesia naik kelas di sektor energi, dari perdagangan batu bara ke teknologi tambang
Indonesia
•
09 Sep 2026

Trump balas tarif Kanada: Produk negeri ‘Maple Leaf’ dihapus dari kontrak pemerintah AS
Indonesia
•
09 Sep 2026

Fokus Berita – Indonesia punya sumber daya, China punya teknologi: Energi baru jadi titik temu dua negara
Indonesia
•
10 Sep 2026
