
Lebih dari 40 persen warga AS yakin perang saudara mungkin terjadi dalam 10 tahun mendatang

Foto yang diabadikan pada 16 Agustus 2022 ini memperlihatkan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)
Di kalangan para pendukung kuat Partai Demokrat dan kalangan independen, persentase responden yang meyakini bahwa perang saudara mungkin terjadi di AS mencapai 40 persen, sedangkan di kalangan pendukung kuat Partai Republik, angkanya 54 persen.
London, China (Xinhua) – Lebih dari 40 persen warga Amerika meyakini bahwa perang saudara di Amerika Serikat (AS) kemungkinan terjadi dalam 10 tahun mendatang karena polarisasi politik dan kekerasan jalanan meningkat, seperti dilansir outlet media Inggris, The Guardian, baru-baru ini mengutip hasil sebuah jajak pendapat.Menurut survei yang dilakukan oleh perusahaan data yang berbasis di Inggris, YouGov, dan majalah The Economist, sekitar 43 persen warga Amerika meyakini bahwa perang saudara setidaknya kemungkinan terjadi dalam 10 tahun mendatang.Di kalangan para pendukung kuat Partai Demokrat dan kalangan independen, persentase responden yang meyakini hal tersebut mencapai 40 persen, sedangkan di kalangan pendukung kuat Partai Republik, angkanya 54 persen.Temuan itu sama dengan beberapa hasil serupa dalam survei lainnya, kata The Guardian.Meski demikian, sebagian besar ahli meyakini bahwa konflik bersenjata skala penuh, seperti Perang Saudara Amerika atau juga dikenal sebagai Perang Sipil yang terjadi pada 1861-1865 silam, tetap tidak mungkin terjadi, "banyak pihak yang takut akan meningkatnya perpecahan politik yang tajam dan kekerasan politik yang eksplisit," ungkap laporan itu.Sejak insiden penyerbuan di Capitol pada 6 Januari 2021 lalu, ketakutan akan kekerasan politik mengalami peningkatan, yang mengindikasikan bahwa retorika yang memanas dari para pendukung mantan presiden AS Donald Trump telah memicu ketakutan publik, tulis laporan itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Melancong ke Kutub Utara dengan visa “Rostourism”
Indonesia
•
06 Dec 2019

Subvarian baru virus corona JN.1 sumbang hampir separuh kasus penularan baru di AS
Indonesia
•
26 Dec 2023

Boeing donasikan 500.000 dolar AS untuk pemulihan gempa di Turkiye
Indonesia
•
10 Feb 2023

Studi bongkar fakta mengejutkan! Resistansi antibiotik ancam generasi baru
Indonesia
•
30 Sep 2025


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
