
Baidu China operasikan layanan taksi swakemudi pada malam hari di Wuhan

Seorang wanita menaiki taksi swakemudi di lokasi yang ditentukan di Jalan Daoxianghu di Distrik Haidian, Beijing, ibu kota China, pada 14 Oktober 2020. (Xinhua/Ren Chao)
Layanan taksi swakemudi malam hari di Wuhan kini tersedia melalui platform berbagi tumpangan (ride-hailing) kendaraan otonomos milik Baidu, Apollo Go, menandai tahap baru operasi komersial teknologi pengemudian otonomos di China.
Wuhan, China (Xinhua) – Raksasa teknologi China Baidu pada Senin (26/12) mengumumkan bahwa mereka telah memperluas area operasi dan waktu layanan komersial taksi swakemudinya di Wuhan, China tengah.Platform berbagi tumpangan (ride-hailing) kendaraan otonomos milik Baidu, Apollo Go, meluncurkan robotaxi yang memberi layanan taksi swakemudi malam hari di Wuhan untuk pertama kalinya, menandai tahap baru operasi komersial teknologi pengemudian otonomos di China.Saat ini, dengan lebih dari 50 taksi swakemudi penuh beroperasi, Apollo Go memiliki area operasi seluas lebih dari 130 kilometer persegi di Wuhan. Sementara itu, waktu operasi di Junshan New City di Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Wuhan telah diperpanjang dari pukul 07.00 hingga 23.00 untuk memenuhi kebutuhan perjalanan warga pada malam hari.Lingkungan malam hari selalu menjadi salah satu kesulitan teknis utama dalam teknologi kemudi otonomos karena sulit bagi kendaraan itu untuk menilai rintangan dan pejalan kaki dalam kondisi minim cahaya.Baidu telah meluncurkan layanan percontohan Apollo Go di berbagai kota di China seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen.Dalam beberapa tahun terakhir, China telah meluncurkan serangkaian kebijakan untuk mempromosikan pengembangan dan komersialisasi teknologi swakemudi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

NASA sebut 2022 jadi tahun terhangat kelima di tengah tren pemanasan global
Indonesia
•
13 Jan 2023

Umroh pada pembukaan tahap pertama hanya tiga jam per jamaah
Indonesia
•
25 Sep 2020

Penelitian ungkap nenek moyang Neolitikum orang China Han dan Tibet tinggal di tepi Sungai Kuning
Indonesia
•
08 Sep 2024

Penulis ‘Baduy A Novel’ dukung gagasan cetak satu juta penulis
Indonesia
•
11 Feb 2021


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
