
Laporan: Warga kulit hitam AS kurang dukung intervensi militer di luar negeri

Foto yang diabadikan pada 16 Agustus 2022 ini menunjukkan Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)
Intervensi militer AS di luar negeri, seperti untuk membela Ukraina, kurang mendapatkan dukungan dari warga kulit hitam, dibandingkan populasi AS secara umum.
New York City, AS (Xinhua) – Warga kulit hitam Amerika menunjukkan dukungan yang jauh lebih kecil terhadap pengerahan pasukan Amerika Serikat (AS) untuk membela Ukraina dibandingkan populasi AS secara umum, demikian menurut temuan jajak pendapat baru yang dilakukan oleh American Statecraft Program di Carnegie Endowment.Hanya 21 persen dari warga kulit hitam Amerika yang mendukung pengiriman pasukan militer ke Ukraina, menurut data yang dikumpulkan secara daring (online) pada awal September lalu. Sebaliknya, dalam jajak pendapat terpisah pada Agustus, sebanyak 38 persen dari total populasi Amerika mendukung pengiriman pasukan AS untuk membela Ukraina.Kesangsian warga kulit hitam Amerika tentang keterlibatan dalam konflik bersenjata tidak seharusnya disalahartikan sebagai kurangnya rasa patriotisme atau bahkan skeptisisme terhadap angkatan bersenjata AS. Justru, sebagian besar warga kulit hitam Amerika yang disurvei mengatakan "sangat mendukung" atau "cukup mendukung" militer AS.Perbedaan antara dukungan warga kulit hitam Amerika untuk militer dan kurangnya dukungan mereka untuk intervensi militer AS langsung ini mungkin mencerminkan pengalaman pribadi mereka dengan militer serta peran historis mereka dalam perang AS pada abad ke-20 dan 21, urai laporan itu."Terlepas dari harapan untuk mencapai kesetaraan ras melalui dinas militer, veteran kulit hitam Amerika terkadang mengalami penolakan tunjangan dan menjadi korban kekerasan rasial meski telah mengabdi pada negara," tambah laporan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

COVID-19 – Tinjauan Uni Eropa untuk pendaftaran vaksin Sputnik V dimulai Februari
Indonesia
•
22 Jan 2021

UE sepakati target iklim 2040, pangkas emisi hingga 90 persen
Indonesia
•
12 Dec 2025

Pesawat Rusia dengan enam orang di dalamnya jatuh di Afghanistan
Indonesia
•
22 Jan 2024


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
