
Tim peneliti temukan pohon tertinggi di lanskap karst China

Foto yang diabadikan pada 15 Maret 2023 ini menunjukkan Parashorea chinensis, yang diidentifikasi sebagai pohon tertinggi yang tumbuh di lanskap karst China, di Chongzuo, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan. (Xinhua/Zeng Jimou)
Lanskap karst China di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi di China selatan memiliki Parashorea chinensis yang merupakan pohon hijau abadi (evergreen) setinggi 72,4 meter sekaligus spesies hutan hujan yang ikonis.
Nanning, China (Xinhua) – Tim ilmuwan China berhasil mengidentifikasi pohon setinggi 72,4 meter di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi di China selatan sebagai pohon tertinggi yang tumbuh di lanskap karst negara tersebut.Pohon dengan nama ilmiah Parashorea chinensis itu ditemukan pada Maret dalam ekspedisi ilmiah di wilayah Ningming, menurut pihak departemen kehutanan Guangxi.Berumur hampir 150 tahun, pohon itu menjulang di atas cekungan gugusan puncak (peak cluster depression), sebuah lanskap karst berbatu yang biasanya tidak memiliki lapisan tanah yang tebal dan subur yang dibutuhkan untuk pertumbuhan pohon yang tinggi, kata para ilmuwan.
Huang Xianming, anggota Blue Sky Rescue Team cabang Nanning, mengukur diameter setinggi dada (diameter at breast height/DBH) sebatang pohon Parashorea chinensis dalam ekspedisi ilmiah di Chongzuo, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, pada 15 Maret 2023. (Xinhua/Xu Jian)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi ungkap latihan aerobik dapat kurangi fibrosis otot rangka yang menua
Indonesia
•
11 Jul 2024

Lorong baru ditemukan di Piramida Besar Giza Mesir
Indonesia
•
03 Mar 2023

Studi: Penggunaan kembali batu bara kacaukan target iklim Jerman
Indonesia
•
05 Jan 2023

Penelitian sebut El Nino lebih kuat buat Antarktika mencair dan tak bisa pulih
Indonesia
•
22 Feb 2023


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
