Militer Italia kawal konvoi kemanusiaan internasional menuju Gaza

Para demonstran pro-Palestina berhadapan dengan polisi di depan Central Station di Milan, Italia, pada 22 September 2025. (Xinhua)
Konvoi Global Sumud Flotilla, yang terdiri dari sekitar 52 kapal kecil dan lebih dari 500 sukarelawan dari 40 lebih negara, bertujuan menantang blokade laut Israel yang diberlakukan sejak 2007 serta mengirimkan bantuan makanan dan medis kepada warga Palestina.
Roma, Italia (Xinhua/Indonesia Window) – Italia mengirimkan kapal Angkatan Laut (AL) di Mediterania selatan untuk membantu warga sipil yang berlayar dalam konvoi kapal bantuan internasional menuju Gaza, demikian disampaikan Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto pada Kamis (25/9).Berbicara di hadapan Senat, Crosetto mengatakan kapal fregat Fasan dikirim pada Rabu (24/9) setelah sejumlah drone menjatuhkan granat kejut ke beberapa kapal dalam konvoi Global Sumud Flotilla/GSF di lepas pantai Pulau Kreta, Yunani. Kapal kedua yang lebih besar juga sedang dalam perjalanan untuk menggantikan Fasan setelah mencapai konvoi tersebut."Pemerintah Italia mengutuk keras apa yang telah terjadi. Serangan terhadap kapal sipil di perairan terbuka sama sekali tidak dapat diterima," kata Crosetto.Namun, Crosetto menekankan misi kapal perang itu terbatas pada perlindungan warga Italia dan warga sipil lainnya yang berada di kapal.Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan drone tersebut. GSF menyalahkan Israel atas serangan tersebut, tetapi Israel belum berkomentar.GSF, yang terdiri dari sekitar 52 kapal kecil dan lebih dari 500 sukarelawan dari 40 lebih negara, bertujuan menantang blokade laut Israel yang diberlakukan sejak 2007 serta mengirimkan bantuan makanan dan medis kepada warga Palestina.Berbicara di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York beberapa jam sebelumnya, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menuturkan Israel telah "melewati batas" dalam operasi militernya di Gaza. Meskipun mengakui hak Israel untuk merespons serangan Hamas pada Oktober 2023, Meloni mengatakan skala pembalasannya tidak proporsional dan sudah menimbulkan banyak korban sipil.Putaran terbaru konflik Israel-Palestina telah berlangsung selama hampir dua tahun, menewaskan lebih dari 65.000 orang di Gaza, yang hampir setengahnya merupakan wanita dan anak-anak, serta menyebabkan 2 juta orang terperosok dalam bencana kemanusiaan.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

WWF harapkan ‘Living Planet Report 2020’ jadi bahan sidang PBB
Indonesia
•
11 Sep 2020

Singapura denda dan penjarakan pengendara yang melintas di jalur khusus pejalan kaki
Indonesia
•
07 Jul 2025

Indonesia punya 33.000 spesies tanaman obat
Indonesia
•
20 Feb 2020

Penyintas Pembantaian Nanjing wafat, tersisa 32 orang yang masih hidup
Indonesia
•
23 Jul 2024
Berita Terbaru

Emas berbentuk tapal kuda dari China ingatkan mahasiswa Indonesia akan ‘api kemerdekaan’ di Jakarta
Indonesia
•
16 Feb 2026

Raih emas kesembilan, atlet Norwegia Klaebo pecahkan rekor Olimpiade Musim Dingin
Indonesia
•
16 Feb 2026

Grebeg Sudiro, simbol akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa di Solo, Jawa Tengah
Indonesia
•
16 Feb 2026

Wawancara – Direktur FISG harapkan Olimpiade Milan-Cortina dorong popularitas olahraga es di Italia
Indonesia
•
15 Feb 2026
