
Huawei dan Telkomsel resmikan gudang pintar teknologi 5G pertama di Indonesia

Foto bersama peresmian gudang pintar dan pusat inovasi 5G yang diluncurkan oleh Huawei Indonesia dan Telkomsel di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat pada Kamis, (7/3). (Foto: Huawei Indonesia)
Konsep gudang pintar 5G memanfaatkan solusi layanan jaringan dan teknologi terkini seperti 5G Private Network, Multi-access Edge Computing (MEC), Internet-of-Things (IoT), dan Big Data Analytics.
Jakarta (Xinhua) – Perusahaan teknologi asal China, Huawei, bekerjasama dengan penyedia layanan telekomunikasi Indonesia, Telkomsel, meresmikan gudang pintar dan pusat inovasi 5G pertama di Indonesia yang bertempat di Cikarang, pada Kamis (7/3). Inovasi ini membuka peluang baru bagi industri logistik dalam mendukung laju ekonomi digital.Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ismail mengatakan, inovasi tersebut menjadi contoh agar sektor lainnya juga bisa segera terintegrasi dengan teknologi 5G, bukan hanya dari sektor logistik. "Ini hanya mungkin terjadi melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam rangka memacu transformasi digital nasional," ujarnya dikutip dari keterangan resmi.Sementara, CEO Huawei Indonesia, Guo Hailong mengatakan peluncuran gudang pintar di Cikarang itu menjadi bukti inovasi teknologi 5G membawa nilai tambah bagi industri tradisional di Indonesia. Perusahaannya juga berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dan pelaku usaha untuk membuka peluang ekonomi digital domestik, salah satunya melalui penguatan ekosistem 5G.Konsep gudang pintar 5G yang baru diresmikan itu memanfaatkan solusi layanan jaringan dan teknologi terkini seperti 5G Private Network, Multi-access Edge Computing (MEC), Internet-of-Things (IoT), dan Big Data Analytics. Inovasi ini diklaim akan memberi manfaat seperti mengoptimalkan operasi, meningkatkan keamanan dan keselamatan kerja, mencegah human error, menciptakan efektivitas waktu kerja, menekan konsumsi energi, dan mengurangi potensi kerugian tak terduga.Pengelola gudang dapat melakukan simulasi digital menggunakan solusi Digital Twins dan Big Data Analytics guna memonitor serta menganalisis operasional gudang secara real-time untuk mengoptimalkan pengelolaan inventaris barang, terutama dalam mencegah terjadinya kelebihan maupun kekurangan persediaan barang.Telkomsel Enterprise berperan menghadirkan konektivitas broadband 5G untuk memfasilitasi komunikasi yang cepat dan akurat antara staf dan robot autonomous guided vehicles (AGV) sekaligus memastikan efisiensi pergerakan barang. Selain itu, Telkomsel Enterprise pun menghadirkan sistem keamanan cerdas yang dilengkapi dengan sensor video dan penginderaan inframerah untuk menjaga keamanan gudang.Huawei menyediakan teknologi BTS 5G yang mendukung seluruh operasi bisnis di gudang pintar itu, yang diklaim ini hanya mengkonsumsi energi sebesar 5 watt, atau setara dengan satu bohlam hemat energi. Efisiensi energi ini menjadikan teknologi tersebut sebagai solusi berkelanjutan untuk masa depan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Duta besar RI serahkan surat kepercayaan kepada Sultan Brunei
Indonesia
•
14 Sep 2023

COVID-19 – Lebih 81,7 juta penduduk Indonesia telah divaksinasi lengkap
Indonesia
•
11 Nov 2021

KBRI Beijing sampaikan optimisme terhadap kerja sama pemerintah baru RI dengan China
Indonesia
•
03 Nov 2024

Fokus Berita – ACE-YS dorong Indonesia jadi pemimpin industri kreatif regional
Indonesia
•
29 Oct 2023


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
