
KTT G7 ditutup di Hiroshima di tengah aksi protes yang semakin intens

Orang-orang berunjuk rasa dalam aksi protes menentang penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Tujuh (G7) di Hiroshima, Jepang, pada 21 Mei 2023. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Konferensi Tingkat Tinggi G7 yang digelar di Hiroshima, Jepang, menghasilkan komunike para pemimpin dan dokumen lainnya yang mendapat penentangan intens dari warga Jepang.
Hiroshima, Jepang (Xinhua) – Di saat semakin banyak pengunjuk rasa turun ke jalan, negara-negara Kelompok Tujuh (Group of Seven/G7) mengakhiri pertemuan mereka yang digelar selama tiga hari di Hiroshima, Jepang, pada Ahad (21/5).Setelah melakukan aksi protes selama berhari-hari, ratusan demonstran dari dalam maupun luar negeri pada Ahad berunjuk rasa menentang komunike para pemimpin G7 dan dokumen lainnya yang diadopsi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Hiroshima, kota yang pernah dihancurkan oleh bom atom Amerika Serikat (AS) pada Perang Dunia II.Sejumlah plakat dan spanduk bertuliskan ‘Tidak untuk Konferensi bertema Perang’, ‘Lepaskan Ukraina’, dan ‘Tidak untuk aliansi militer Jepang-AS’ terlihat di Taman Fukuromachi, yang menjadi lokasi berkumpulnya para pengunjuk rasa pada Ahad pagi waktu setempat, tidak jauh dari Taman Monumen Perdamaian yang ditutup karena kunjungan para pemimpin KTT G7.
Sejumlah demonstran berunjuk rasa di Taman Monumen Perdamaian Hiroshima dalam aksi protes menentang penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Tujuh (G7) di Hiroshima, Jepang, pada 18 Mei 2023. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Orang-orang berunjuk rasa dalam aksi protes menentang penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Tujuh (G7) di Hiroshima, Jepang, pada 21 Mei 2023. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Putin tawarkan pasokan gas tambahan ke Eropa
Indonesia
•
13 Oct 2022

China tolak tindakan AS perketat kontrol ekspor semikonduktor
Indonesia
•
26 Oct 2023

COVID-19 – Arab Saudi setujui 6 vaksin, termasuk Sinovac
Indonesia
•
25 Aug 2021

PM Kroasia sebut Schengen belum berakhir, tetapi ada "masalah"
Indonesia
•
26 Oct 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
