
WSJ: Regulator federal AS selidiki kolapsnya SVB
Sejumlah orang mengantre di luar kantor pusat Silicon Valley Bank (SVB) di Santa Clara, California, Amerika Serikat, pada 13 Maret 2023. (Xinhua/Li Jianguo)
"Kolapsnya Silicon Valley Bank dan Signature Bank yang berfokus pada industri kripto selama beberapa hari terakhir ini memicu langkah penyelamatan luar biasa dari para regulator dan mengakibatkan guncangan finansial yang menggoyahkan pasar, terutama saham bank regional."
New York City, AS (Xinhua) – Komisi Sekuritas dan Bursa serta Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) sedang menyelidiki bagaimana kolapsnya Silicon Valley Bank (SVB) menjadi kegagalan bank terbesar kedua dalam sejarah negara tersebut, demikian dilaporkan The Wall Street Journal (WSJ) pada Selasa (14/3).Penyelidikan tersebut, yang dilakukan secara terpisah dan saat ini berada dalam tahap awal, meliputi investigasi penjualan saham yang dilakukan para eksekutif SVB menjelang kolapsnya bank yang berfokus pada sektor teknologi itu, menurut laporan tersebut."Jaksa dan regulator sering membuka penyelidikan setelah lembaga keuangan atau perusahaan publik menderita kerugian besar yang tak terduga. Saham SVB Financial Group, yang sebelumnya memiliki bank tersebut, pekan lalu anjlok 60 persen dan perdagangannya dihentikan sejak Jumat (10/3)," kata WSJ.Sejumlah pelanggan menunggu di dalam kantor cabang Signature Bank di New York, Amerika Serikat, pada 13 Maret 2023. (Xinhua/Michael Nagle)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak menetap di dekat tertinggi 2014 dipicu eskalasi Rusia-Ukraina
Indonesia
•
23 Feb 2022

Nilai total 100 merek teratas China capai 1,24 triliun dolar AS pada 2022
Indonesia
•
26 Aug 2022

UE denda Meta lebih dari 800 juta dolar AS atas pelanggaran aturan antipakat
Indonesia
•
16 Nov 2024

Penjualan retail daring China naik 4 persen pada 2022
Indonesia
•
17 Jan 2023


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
