
Analis sebut kesenjangan kekayaan di AS terus melebar akibat kebijakan tak memadai

Seorang tunawisma berjalan di tengah hujan di sepanjang 6th Street di pusat kota Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 10 Januari 2023. (Xinhua)
Kesenjangan ekonomi di Amerika Serikat semakin melebar dalam semua aspek kehidupan, terutama disebabkan oleh krisis keuangan global 2008, pandemik COVID-19, dan reformasi pajak.
Istanbul, Turkiye (Xinhua) – Amerika Serikat (AS) belum secara efektif mengatasi kesenjangan ekonomi yang terjadi di dalam negeri, yang mengarah pada melebarnya kesenjangan antara orang kaya dan orang miskin dalam semua aspek kehidupan, menurut seorang analis kebijakan luar negeri."Kesetaraan ekonomi, baik yang diukur melalui kesenjangan pendapatan maupun kekayaan antara rumah tangga kaya dan miskin, sayangnya, terus melebar," kata Gulru Gezer, seorang analis kebijakan luar negeri dan mantan diplomat Turkiye, kepada Xinhua dalam sebuah wawancara baru-baru ini. "Dan kami juga melihat bahwa kelas menengah terus menyusut selama beberapa dekade terakhir di AS."Gezer mengatakan kesenjangan pendapatan dan kekayaan di AS lebih tinggi dibandingkan di sebagian besar negara maju. Mengutip statistik terbaru yang diterbitkan oleh Economic Policy Institute, dia menyatakan seorang CEO pada 2018 dibayar 278 kali lipat dibandingkan gaji rata-rata pekerja. Dia juga menambahkan bahwa hampir 38 juta orang di negara itu hidup dalam kemiskinan, menurut data 2021.
Seorang pelanggan berbelanja di sebuah supermarket di San Mateo, California, Amerika Serikat, pada 12 April 2023. (Xinhua/Li Jianguo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB: Korban tewas gempa Turkiye-Suriah bisa mencapai 50.000 jiwa
Indonesia
•
12 Feb 2023

Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Gaza tembus 41.000 jiwa
Indonesia
•
12 Sep 2024

Arab Saudi nasionalkan pekerja restoran, mall dan pendidikan
Indonesia
•
23 Feb 2021

Pameran Buku Internasional Doha tampilkan zona bertema panda
Indonesia
•
14 Jun 2023


Berita Terbaru

Feature – Kuliah vokasi di China, jalan baru anak muda Indonesia menuju karier industri
Indonesia
•
01 Nov 2026

New York batasi ‘chatbot’ AI untuk anak di bawah 18 tahun, ini fitur yang dilarang
Indonesia
•
30 Oct 2026

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026
