
China desak AS untuk stop mempersenjatai Taiwan

Wang Yi, yang merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) sekaligus direktur Kantor Komisi Sentral Urusan Luar Negeri China, menggelar putaran baru komunikasi strategis China-Amerika Serikat (AS) dengan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan di Beijing, ibu kota China, pada 27 Agustus 2024. (Xinhua/Ding Lin)
Keputusan AS menggunakan Taiwan guna mengekang China dan mendukung agenda "kemerdekaan Taiwan" dengan mempersenjatai Taiwan bertentangan dengan komitmen para pemimpin AS untuk tidak mendukung "kemerdekaan Taiwan" serta upaya kedua belah pihak untuk menstabilkan hubungan China-AS.
Beijing, China (Xinhua) – China mendesak Amerika Serikat (AS) untuk segera berhenti mempersenjatai Taiwan dan menghentikan tindakan berbahaya yang merongrong perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, demikian dikatakan juru bicara (jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China pada Sabtu (26/10).Sang jubir menyampaikan pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas pertanyaan seorang wartawan mengenai pengumuman Departemen Pertahanan AS pada Sabtu yang sama, yang menyatakan bahwa Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui penjualan senjata senilai 1,988 miliar dolar AS kepada Taiwan, termasuk National Advanced Surface-to-Air Missile Systems dan sistem radar.Penjualan senjata AS ke daerah Taiwan di China merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip Satu China dan tiga Komunike Bersama China-AS, khususnya Komunike 17 Agustus 1982. Penjualan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan dan kepentingan keamanan China, merusak hubungan China-AS serta perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, dan memberikan pesan yang sangat keliru kepada kekuatan separatis "kemerdekaan Taiwan", ujar jubir tersebut.China mengutuk keras dan dengan tegas menentang penjualan senjata tersebut serta telah melayangkan protes serius kepada pihak AS, kata sang jubir.Lebih lanjut, jubir itu mengatakan keputusan AS menggunakan Taiwan guna mengekang China dan mendukung agenda "kemerdekaan Taiwan" dengan mempersenjatai Taiwan bertentangan dengan komitmen para pemimpin AS untuk tidak mendukung "kemerdekaan Taiwan" serta upaya kedua belah pihak untuk menstabilkan hubungan China-AS.China mendesak AS untuk segera berhenti mempersenjatai Taiwan dan menghentikan tindakan berbahaya yang merongrong perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, ujar jubir tersebut. China akan mengambil tindakan balasan yang tegas dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk dengan tegas mempertahankan kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial nasional.*1 dolar AS = 15.593 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

72.000 jiwa warga Palestina tewas sejak agresi militer Israel di Jalur Gaza Oktober 2023
Indonesia
•
08 Feb 2026

Partai Republik di DPR AS buka sidang pertama penyelidikan untuk makzulkan Biden
Indonesia
•
01 Oct 2023

Tingkatkan efisiensi, PM Inggris umumkan rencana pembubaran sistem kesehatan NHS England
Indonesia
•
15 Mar 2025

Trump desak Israel hentikan pengeboman Gaza setelah Hamas setuju bebaskan sandera
Indonesia
•
05 Oct 2025


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
