
60 persen warga Amerika rencanakan bepergian pada musim panas di tengah inflasi

Penumpang terlihat di Bandar Udara Internasional San Francisco di San Francisco, Amerika Serikat, pada 26 November 2023. (Xinhua/Li Jianguo)
Keluarga Amerika yang pergi untuk liburan musim panas pada umumnya mengetahui bahwa liburan tersebut lebih mahal, tetapi mereka masih melakukannya dengan mengurangi pengeluaran di tempat lain atau menabung lebih lama.
New York City, AS (Xinhua/Indonesia Window) – Bandara-bandara di Amerika Serikat (AS) melaporkan rekor perjalanan, dan para analis mengatakan wisatawan berencana menghabiskan lebih banyak uang untuk perjalanan mereka, bahkan ketika harga bahan bakar, suku bunga, dan biaya makanan yang lebih tinggi menekan belanja harian mereka, menurut laporan USA Today pada Selasa (30/7)."Sekitar 60 persen orang Amerika berencana untuk melakukan perjalanan musim panas tahun ini, kira-kira sama seperti tahun lalu, kata para ahli perjalanan. Namun pada saat yang sama, 60 persen orang Amerika berpikir ekonomi AS sedang dalam resesi, menurut survei baru," kata laporan itu.Para ahli mengatakan keluarga Amerika yang pergi untuk liburan musim panas pada umumnya mengetahui bahwa liburan tersebut lebih mahal, tetapi mereka masih melakukannya dengan mengurangi pengeluaran di tempat lain atau menabung lebih lama, menurut surat kabar itu."Fakta bahwa orang-orang masih memprioritaskan perjalanan adalah pergeseran pembagian dompet: mereka memprioritaskan perjalanan, dan itu adalah pergeseran struktural bagi orang Amerika yang memprioritaskan pengalaman, bagaimana mereka ingin menghabiskan waktu mereka," kata Mike Daher, analis perjalanan senior di firma konsultan Deloitte. "Pandemi menjadi pengingat bahwa hidup ini singkat, dan orang-orang ingin memprioritaskan waktu bersama orang terkasih dan pengalaman baru."Sementara itu, kenaikan harga memukul paling telak keluarga berpenghasilan rendah, dengan sekitar 19 persen rumah tangga berpenghasilan 50.000 dolar AS atau kurang berencana untuk bepergian pada musim panas ini, turun dari 31 persen pada tahun lalu.Sekitar 32 persen warga Amerika mengatakan mereka tidak mengambil liburan apa pun dalam setahun karena mereka "terlalu sibuk", menurut Laporan Deprivasi Liburan tahunan ke-24 Expedia.*1 dolar AS = 16.286 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Basis manufaktur mobil China jadi pendorong produksi NEV
Indonesia
•
24 Feb 2023

Indonesia hentikan pasokan gas ke Singapura pada 2023
Indonesia
•
07 Feb 2020

PDB AS tunjukkan pertumbuhan kuartal pertama 2023 yang lebih lambat
Indonesia
•
28 Apr 2023

Konsumsi listrik China capai 8,31 triliun kilowatt-jam pada 2021
Indonesia
•
19 Jan 2022


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
