
China perpanjang masa tinggal transit bebas visa hingga 240 jam dan perbanyak titik masuk

Para penggemar ski yang mengenakan kostum Opera Peking berpose untuk difoto bersama di Resor Danau Vanke Songhua (Vanke Songhua Lake Resort) di Kota Jilin, Provinsi Jilin, China timur laut, pada 12 Desember 2024. Di Resor Danau Vanke Songhua, sebanyak 20 orang penggemar ski yang mengenakan kostum Opera Peking berseluncur dari puncak gunung, mengundang sorak-sorai dan tepuk tangan penonton. (Xinhua/Zhang Nan)
Kebijakan transit bebas visa China telah dilonggarkan, dengan izin masa tinggal bagi wisatawan asing yang memenuhi syarat diperpanjang dari semula 72 dan 144 jam menjadi 240 jam, atau 10 hari.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China pada Selasa (17/12) mengumumkan pelonggaran yang signifikan dari kebijakan transit bebas visa, memperpanjang izin masa tinggal bagi wisatawan asing yang memenuhi syarat dari semula 72 dan 144 jam menjadi 240 jam, atau 10 hari.Berlaku segera, 21 pelabuhan tambahan telah ditetapkan untuk titik masuk dan keluar bebas visa, serta area-area tempat para turis transit dapat tinggal juga telah diperluas, menurut pernyataan dari Administrasi Imigrasi Nasional (National Immigration Administration/NIA) China.Di bawah kebijakan yang diperbarui ini, warga negara yang memenuhi syarat dari 54 negara, termasuk Rusia, Brasil, Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada, dapat memasuki China tanpa visa saat transit ke negara atau kawasan ketiga.Para pelancong ini sekarang dapat masuk melalui salah satu dari 60 pelabuhan yang tersebar di 24 provinsi, daerah, dan kota serta tinggal di area yang telah ditentukan hingga 240 jam.Fitur penting dari penyesuaian kebijakan ini adalah diperkenalkannya perjalanan lintas daerah yang memungkinkan para pengunjung asing untuk bergerak bebas melintasi 24 daerah setingkat provinsi yang ditentukan selama masa tinggal 10 hari.China mencatat hampir 29,22 juta perjalanan masuk (inbound) wisatawan asing pada periode Januari hingga November 2024, naik 86,2 persen secara tahunan (year on year/yoy). Dari jumlah tersebut, 17,45 juta di antaranya telah memasuki China tanpa visa, menandai pertumbuhan signifikan 123,3 persen (yoy).Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Media Islam berperan dalam perangi COVID-19
Indonesia
•
17 May 2020

Jumlah warga Palestina yang tewas di Jalur Gaza akibat serangan Israel capai 32.142
Indonesia
•
25 Mar 2024

Kisah: Mampir di kedai kopi unik Asiang Pontianak
Indonesia
•
12 Sep 2022

Jumlah kasus COVID-19, flu, dan RSV meningkat di AS jelang periode liburan
Indonesia
•
19 Dec 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
