Kebakaran semak di Miami-Dade hanguskan lebih dari 3.000 hektare lahan saat laga Piala Dunia

Miami, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Kebakaran semak belukar di Miami-Dade telah menghanguskan ribuan ekar dan memperparah kondisi udara berasap, sehingga otoritas setempat mengimbau warga untuk membatasi waktu mereka di luar ruangan.

Gumpalan asap tebal terus menyelimuti sebagian langit Miami-Dade pada Rabu (17/6). Kebakaran tersebut telah meluas menjadi sekitar 7.500 ekar (3.035 hektare) dan 30 persen di antaranya berhasil terkendali hingga Rabu pagi waktu setempat, menurut Dinas Kehutanan Florida (Florida Forest Service). Kebakaran kedua telah menghanguskan 500 ekar (202 hektar) dan 25 persen di antaranya berhasil terkendali.

Kebakaran tersebut terjadi sekitar 35 mil (56,3 kilometer) dari Stadion Miami, tempat Uruguay ditahan imbang 1-1 oleh Arab Saudi pada Senin (15/6) dan juara Piala Dunia dua kali itu akan menghadapi Cabo Verde (Tanjung Verde) pada Minggu (21/6), tim yang sejauh ini menjadi kuda hitam setelah menahan imbang Spanyol tanpa gol, tim yang difavoritkan, dua hari lalu.

Bau asap terus tercium sejak kebakaran dimulai, dan beberapa warga di Broward County, yang terletak di sebelah utara Miami-Dade County, terbangun pada Rabu dengan mendapati abu menempel di mobil mereka.

Krome Avenue, salah satu jalan utama di Florida Selatan, ditutup pada Rabu pagi. Kepolisian setempat mengatakan jalan tersebut ditutup di kedua arah akibat kebakaran semak belukar yang semakin meluas.

"Para pengemudi disarankan untuk menghindari kawasan tersebut, bersiap menghadapi keterlambatan perjalanan, dan mencari rute alternatif hingga pemberitahuan lebih lanjut," tulis departemen kepolisian setempat di platform X.

Menurut pihak kepolisian, belum ada laporan mengenai korban luka.   

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait